DECEMBER 9, 2022
Radar Serang

Pemkot Dapat 45 Ruang Kelas Baru

post-img

Kepala Dinas Pendidikan dan Ke­budayaan (Dindikbud) Kota Se­rang, Tb. Suherman


SERANG – Pemerintah pusat me­lalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemen­dik­dasmen) RI akan mengucurkan ban­tuan berupa penambahan 45 Ruang Kelas Baru (RKB) pada ta­hun 2026 .

Penambahan ruang kelas ini me­rupakan bagian dari program re­vitalisasi sekolah yang sebelum­nya dikenal sebagai Dana Alokasi Khusus (DAK). Program ini ditu­ju­kan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, khu­sus­nya di sekolah-sekolah negeri yang ada di bawah naungan peme­rintah daerah. Sebanyak 6 SMP Ne­geri, 4 SD Negeri, dan 4 PAUD Negeri di Kota Serang dijadwalkan akan menerima manfaat dari ban­tuan tersebut. Dengan adanya pe­nambahan RKB, diharapkan daya tampung sekolah negeri da­pat meningkat dan mampu menga­ko­modasi lonjakan jumlah siswa se­tiap tahunnya.

Tingginya antusiasme lulusan SD untuk melanjutkan ke jenjang SMP Negeri selama ini belum se­penuhnya terakomodasi karena ke­terbatasan ruang belajar. Pe­nam­bahan ruang kelas menjadi solusi penting untuk menjawab tantangan tersebut, sekaligus men­dukung pemerataan akses pen­didikan di Kota Serang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Ke­budayaan (Dindikbud) Kota Se­rang, Tb. Suherman, menga­ta­kan, tambahan ruang kelas ter­sebut akan dialokasikan untuk se­jumlah sekolah negeri di bawah naungan Pemkot Serang. Rencana­nya, dana tersebut akan digunakan untuk membangun ruang kelas di 6 Sekolah Menengah Pertama Ne­geri (SMPN), 4 Sekolah Dasar Ne­geri (SDN), dan 4 lembaga Pen­didikan Anak Usia Dini (PAUD) ne­geri. “Pada tahun 2026, akan di­mulai pembangunan melalui da­na revitalisasi dari pusat. Total­nya ada 6 SMP, 4 SD, dan 4 PAUD yang akan mendapatkan bantuan pem­bangunan ruang kelas,” ujar Su­herman, Minggu (13/7).

Ia merinci, dari total 45 ruang ke­las tersebut, sekitar 20 RKB akan di­peruntukkan bagi jenjang SMP, 15 RKB untuk SD, dan 10 RKB bagi PAUD. Menurutnya, penam­bah­an ruang kelas ini sangat pen­ting untuk menjawab kebutuhan pen­didikan yang terus meningkat, ter­utama pada jenjang SMP. “Minat siswa untuk melanjutkan ke seko­lah negeri sangat tinggi, khususnya pa­da jenjang SMP. Sementara, daya tampung sekolah saat ini belum sebanding dengan jumlah lulusan SD yang ada,” jelasnya.

Ia mencatat, pada tahun ajaran 2025 ini, SMP Negeri di Kota Serang ha­nya mampu menampung sekitar 6.000 siswa baru. Sementara, jum­lah lulusan siswa SD di wilayah Kota Serang tercatat lebih dari 12 ribu siswa. Kesenjangan jumlah ini membuat banyak lulusan SD ha­rus bersaing ketat agar bisa diterima di SMP Negeri. Hal ini juga menjadi alasan utama perlu­nya penambahan ruang kelas baru di tingkat SMP.

Menanggapi kondisi tersebut, Pem­kot Serang telah mengambil lang­kah antisipatif. Selain bantuan pemerintah pusat tahun 2026, tahun 2025 ini Pemkot Se­rang telah menganggarkan pemba­ngu­­nan 75 ruang kelas baru dari APBD untuk menambah ka­pa­sitas se­kolah-sekolah negeri di Kota Serang.

Walikota Serang, Budi Rustandi me­ngatakan, peningkatan fasilitas pendidikan menjadi salah satu prio­ritas utama dalam kepe­mim­pin­annya. “Pendidikan adalah fon­dasi utama dalam membangun ge­nerasi Kota Serang yang unggul dan berdaya saing. Alhamdulillah, pe­merintah pusat merespons ke­bu­tuhan kita dengan mem­berikan du­kungan berupa 45 ruang kelas baru. Ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Kota Serang,” kata Budi.

Ia juga mengatakan, Pemkot Se­­rang akan berkomitmen untuk me­mastikan tidak ada anak di Ko­ta Serang yang kesulitan men­da­patkan akses pendidikan hanya ka­rena keterbatasan ruang belajar. “Kita juga sudah menganggarkan pem­bangunan 75 ruang kelas baru dari APBD tahun 2025. Artinya, selain bantuan pusat, kita pun me­ngambil langkah konkret agar da­ya tampung sekolah negeri bisa te­rus ditingkatkan setiap tahunnya,” ka­tanya.

Menurut Budi, kolaborasi antara pe­merintah daerah dan pusat sa­ngat penting untuk menjawab tantangan pendidikan ke depan. Ia berharap seluruh pihak, terma­suk sekolah dan masyarakat, turut men­dukung program revitalisasi ini agar berjalan optimal. (nrl/air)