DECEMBER 9, 2022
Proud

Berawal Dari Hobi, Berakhir Dengan Cuan

post-img

HOBI bisa mendatangkan pundi rupiah. Itulah yang dirasakan Pandeglang Street Kustom (PSK). Komunitas ini merasakan langsung buah manis dari sebuah hobi yang berakhir dengan cuan.

Awalnya, komunitas itu hanya bisa melakukan modifikasi atau mengkastem speda motor di Kabupaten Pandeglang dengan biaya Rp200 sampai Rp1 juta dalam sekali modif. Namun, seiring perkembangan, komunitas tersebut bisa menghasilkan Rp20 juta sampai Rp25 juta dalam sekali mengkastem motor karena layananya hingga luar Pulau Jawa.

Ketua PSK Pandeglang Asep Hilmi menceritakan, tujuan awal dibentuknya komunitas itu untuk mewadahi kreatifitas modifikasi motor di Pandeglang. ”Ini untuk meningkatkan kreatifitas anak-anak muda di Pandeglang. Kan ada beberpa jenis kastem atau modif motor, mayoritas kelas menengah ke bawah di kota Pandeglang,” katanya di Pandeglang, kemarin.

Asep mengatakan, modifikasi motor dilakukan sesuai dengan selera pemilik kendaraan. Mengenai harga dan sparepart lainnya, bisa dibicarakan dan disesuaikan dengan kondisi keuangan yang dimiliki. ”Motor pabrikan kita kastem sesuai selera. Ada british, flat rekor, scremble, dan lainnya,” katanya.

Awalnya, kata dia, motor pribadi miliknya dijadikan sebagai kelinci percobaan kastem motor. Namun, lama kelamaan banyak yang tertarik dan ikut bergabung. ”Kastem itu mulai dari tahun 2014 diawali saya (Asep Hilmi-red), Uwa Aad (Pembina PSK Pandeglang-red), dan anak-anak lain seperti Honda CB , GL Pro, dan motor lainnya, kemudian menjamur ke motor lainnya,” katanya.

Karena banyak peminat, dia kemudian mencari anak muda yang tertarik tetapi memiliki dasar di bidang otomotif. Kemudian, anak muda tersebut diberikan bimbingan dan pelatihan mengenai cara kastem motor agar bisa menarik dan terlihat lebih keren.

”Kemudian saya ke bengkel kampung yang notabene bisa ngelas, perbengkelan, dan lainnya. Saya uji coba, dan alham­dulillah awalnya bengkel rumahan yang sederhana, sekarang subhanallah dan alhamdulillah sudah bisa membuka lapangan kerja,” katanya.

Pembina PSK Pandeglang Tb Aad Hudari mengatakan, pemasaran atau pesanan kastem motor sekarang sudah sampai ke luar Pulau Jawa. ”Seperti Sulawesi, Kepri, dan pulau lainnya. Jadi hasil karyanya itu sudah berhasil dan dipa­sarkan sampai ke luar pulau. Jadi bisa merekrut masyarakat sekitar rumahannya,” katanya.(dib)