Tak semua janda senang dipanggil janda, seperti itulah yang dialami Nining (41), nama samaran, karena tak mau status jandanya diketahui orang, ia sengaja mengenalkan kakak sendiri kepada orang lain, sebut saja Doni (45) sebagai suami. Yassalam.
DITEMUI Radar Banten di Pasar Ciruas, Selasa (13/9) siang itu, Nining katanya baru selesai belanja keperluan rumah. Saat diajak mengobrol, ternyata ia punya alasan tersendiri kenapa enggak mau status jandanya diketahui banyak orang.
Bagi Nining, persoalan rumah tangganya merupakan privasi yang tak perlu diketahui banyak orang. Apalagi soal statusnya sebagai janda, ia akan langsung teringat luka lama kalau sudah ada orang yang menanyakan masa lalunya. “Jadi males aja ungkit-ungkit masa lalu tuh, sekarang mah pengen fokus menjalani hidup,” katanya.
Wajar saja, ketika pembahasan obrolan siang itu membahas lebih dalan soal persoalan perceraiannya, Nining langsung menyetop dan hanya menjawab singkat. Tapi untung siang itu moodnya sedang baik, jadi bisa melanjutkan ceritanya.
Diceritakan Nining, ia merupakan perantauan dari Surabaya. Saat di kampung halaman, pisah dengan suami karena ketidakcocokan. Lantaran ingin fokus menjalani hidup dan melupakan lukanya, ia pindah dan kerja di pabrik di Kragilan. “Tapi saya tinggan di kontrakannya di Ciruas, bareng sama temen-temen,” katanya.
Sebenarnya, kata Nining, sebelum pindah ke Ciruas, ia sempat tinggal di kontrakan di Kragilan. Tapi saat itu status jandanya sudah terlanjur diketahui banyak orang karena temannya memberitahu kepada pemilik kontrakan.
Tanpa sepengetahuan Nining, si pemilik kontrakan ternyata menyebarkan informasi itu ke tetangga, sehingga menyebar dari mulut ke mulut. “Sampai tukang sayur keliling aja tahu kalau saya ini janda,” tukasnya.
Namun yang membuat Nining resah bukan si tukang sayuran, tapi para lelaki hidung belang yang mulai sering menyatroni areal sekitar kontrakanya. “Ada aja tuh yang ngajak kenalan, minta nomor telepon,” bebernya.
Bahkan, yang paling membuat Nining syok berat ialah, saat ada lelaki yang menyegatnya ketika pulang malam setelah bekerja. Lelaki itu nekat memaksa mengajak kenalan, tapi untung Nining bisa lolos. “Saya langsung lari, masuk kontrakan dan ngunci pintu,” katanya.
Maklumlah, Nining memang cantik, ia janda kembang, bodinya aduhai ditambah kulit putih. Dengan penampilan super seksi dan rambut terurai panjang, wajar saja jika banyak lelaki yang mengejarnya. “Tapi kalau udah sampe satronin kontrakan malem-malem mah ngeri juga,” kata Nining.
Sejak saat itulah Nining pindah ke kontrakan baru di Ciruas. Sang kakak yang khawatir, datang jauh-jauh dari Surabaya saat pindahan dan beres-beres barang. Karena tak mau hal serupa terulang lagi, Nining nekat mengenalkan kakaknya kepada pemilik kosan dengan menyebut status sebagai suami. “Kakak saya sih iya iya aja,” katanya.
Alhasil, sampai saat ini, Nining merasa tenang dan tak pernah ada lagi lelaki yang mengganggunya. Oalah, ada-ada aja nih Teh Nining. (drp)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
