DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

LKM Rangkasbitung Dapat Suntikan Modal Rp2 Miliar

post-img

DISKUSI: Direktur Utama LKM Rangkasbitung Frengky Nainggolan (dua kiri) berbincang dengan Bupati Iti Octavia Jayabaya di lingkungan Setda Lebak, beberapa waktu lalu.(Dok Humas Setda Lebak)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak kembali memberikan penyertaan modal tambahan Rp2 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Derah (APBD) Perubahan 2022 kepada Bank LKM Rangkasbitung.

Sebelumnya, pada APBD 2022, Pemkab mem­berikan suntikan modal Rp3 miliar. Sehingga total penyertaan modal yang dikucurkan Pemkab Lebak pada 2022 Rp5 miliar.

“Ya, pada APBD Perubahan 2022 Pemkab Lebak menambah penyertaan modal ke LKM Rangkas­bitung sebesar Rp2 miliar. Jadi bila ditotal dengan penyertaan modal di APBD murni mencapai Rp5 miliar,” kata Asda II Bidang Ekonomi dan Pem­bangunan Setda Lebak Ajis Suhendi kepada Radar Banten, Selasa (13/9).

Menurutnya, masalah kecukupan permodalan bagi entitas bisnis seperti perbankan, apalagi bagi LKM Rangkasbitung yang melayani rakyat kecil seperti UMKM dimana modal yang besar sangat penting dan strategis.

“Tentunya, dengan modal yang kuat, tak terkecuali untuk LKM dapat lebih leluasa beroperasi dan menghasilkan deviden yang tinggi untuk men­dongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan di sisi lain mampu menyalurkan kredit dengan bunga yang relatif murah kepada nasabah,” ung­kapnya.

Sementara itu, Direktur Utama LKM Rangkasbitung Frengky Nainggolan mengatakan, tambahan suntik­an modal ke LKM Rp2 miliar melalui APBD Perubahan 2022 untuk penguatan pinjamam ke nasabah. Saat ini, nasabah terbanyak berasal dari pelaku UMKM.

“Tambahan penyertaan modal di APBD perubahan untuk penguatan modal. Dimana saat ini 75 persen nasabah kita adalah pelaku UMKM,” tukasnya.(nce/tur)