Sebagai salah satu organisasi massa Islam terbesar di Indonesia, Mathla’ul Anwar menyatakan komitmennya untuk menjadi cooling system atas berbagai persoalan di Provinsi Banten.
Hal itu dikatakan oleh Ketua Pengurus Besar Mathla’ul Anwar H. Adi Abdillah Marta. Ia mengatakan, pihaknya akan terus mengawal dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan di Provinsi Banten.
“Tugas kita sebagai organisasi massa ialah untuk menjadi cooling system, yakni pendingin dikala terjadi suatu persoalan di Banten. Kita tidak ingin menjadi pemanas, melainkan menjadi penenang di masyarakat,” ujar Adi kepada Radar Banten, Rabu 14 Februari 2024.
Cooling system dilakukan dengan cara menjadi penyejuk di tengah berbagai persoalan khususnya di tahun politik ini. Adi menyebut bahwa peran sebagai cooling system sangatlah penting untuk menjaga kondusifitas daerah.
“Kondusifitas daerah sangatlah penting untuk dijaga, demi kemajuan daerah itu sendiri,” ucapnya.
Salah satu persoalan yang tengah pihaknya soroti ialah kasus korupsi di Bank Banten yang menyeret salah satu pegawainya. Adi mengaku miris atas kasus itu, sebab korupsi seperti ini bukan pertama kali terjadi.
Adi Abdillah mengatakan, Bank Banten sendiri sudah menjadi ikon warga Banten. Kini, ikon itu tercemari oleh kasus-kasus korupsi yang menyeret pegawai bahkan direksinya.
“Ini bukan miris lagi, ini sudah fase mengkhawatirkan. Kasus ini mencerminkan krisis tauladan pemimpin Bank Banten, krisis profesionalisme, krisis etika,” katanya.
Adi mengatakan, kasus kali ini haruslah menjadi bahan evaluasi direksi Bank Banten dan juga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten selaku pemilik saham.
Katanya, sikap dari pegawai sendiri merupakan cerminan dari pemimpinnya, dirinya pun meminta kepada direksi untuk melakukan evaluasi kinerja baik di jajaran direksi maupun lingkup pegawai di kantor cabang.
“Kapan kita bisa terlepas dari stigma bahwa Banten itu cacat sejak lahir, apalagi kasus ini dilakukan pegawai Bank Banten. Pemprov Banten harus bisa mengambil sikap agar kasus seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya.
Menurutnya, pemimpin baik itu Pj Gubernur Banten maupun direksi Bank Banten perlu menerapkan sistem Punishment Reward di lingkup pegawai. Hal itu dilakukan guna membenahi etos kerja para pegawai.
Seharusnya, kata Adi, Bank Banten saat ini sudah dapat bertransformasi menjadi Bank Kredit Produktif, bukan Kredit Konsumtif. “Reward diberikan kepada mereka yang berprestasi, dan punishment diberikan kepada mereka yang melanggar. Pemimpin harus bisa menerapkan sistem itu dengan tegas,” tegasnya.
Dirinya berharap, kedepan tidak ada lagi kasus serupa di Bank Banten maupun BUMD lainnya. Ia pun mengajak kepada seluruh warga Banten untuk tetap menjaga kondusifitas daerah dengan menghindari hal-hal yang dapat merugikan bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Mari kita membenahi dengan menyelesaikan masalah satu persatu, karena Banten ini sudah krisis, banyak bencana alam, banyak tanda-tanda Banten ini dalam keadaan tidak baik-baik saja. Maka saya mengajak kepada seluruh masyarakat Banten untuk saling membenahi dan mengingatkan satu sama lain,” imbuhnya.
Sementara, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengapresiasi Pengurus Besar Mathla’ul Anwar yang telah jadi cooling sistem
di Provinsi Banten. Katanya, Pemprov Banten saat ini terus berupaya melakukan penyehatan Bank Banten guna menjadi Bank kebanggaan warga Banten. “Kita ingin memperkuat Bank Banten salah satunya dengan penegakan hukum. Supermasi hukum kita harus ditegakan, ada yang bergerak miring harus langsung ditangkap,” pungkasnya. (suf/bam)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
