Berawal dari kecemburuan, pasutri Pipit (34) dan Joko (35), keduanya nama samaran saling adu pesona dengan menjadikan teman mereka yang berstatus janda dan duda jadi pacar pura-pura. Astaga.
Kisah ini berlangsung tiga tahun lalu, Pipit dan Joko saling balas-membalas kenakalan sampai bikin warga satu RW ramai mrembicarakan kelakuan keduanya.
“Habisnya kesel, suami enggak romantis lagi, setiap hari ngajak ribut mulu,” tukas Pipit kepada Radar Banten di salah satu kantor desa di Kecamatan Kragilan, Selasa (14/6).
Pipit merasa, rumah tangganya sudah tidak sehat lagi. Soalnya, mereka sering sibuk sendiri dan jarang ada percakapan ketika di rumah.
Suasana semakin panas saat kabar Joko tengah dekat dengan rekan kerja di kantor pemasaran salah satu perumahan yang merupakan janda anak satu, yang bisa kita panggil saja namanya Inem (30) itu merebak. Apalagi, Inem lumayan cantik dan banyak didekati lelaki.
“Makin jelas kan kalau dia udah macem-macem sama Inem, enggak mungkin kalau enggak ada apa-apanya,” tukas Pipit.
Alhasil, Pipit juga punya ide nakal mendekati duda anak dua, kita sebut saja namanya Alex (37) yang juga berprofesi sebagai pegawai bank. Pipit rela menggoda Alex yang sebenarnya enggak ganteng-ganteng amat.
Padahal, kalau dilihat dari penampilan fisik, Pipit masih layak dan mampu mendapat lelaki yang jauh lebih tampan. Badannya masih kencang, kulitnya putih merona dan mudah akrab dengan siapa pun.
Hal itu juga yang dimiliki oleh Joko, suaminya. Lelaki yang bekerja sebagai sales perumahan itu punya hidung mancung, berbadan tegap dan berjenggot tipis.
Mereka menikah berkat perjodohan orangtua. Dua tahun kemudian, saat mereka sudah punya anak, keharmonisan keduanya mulai pudar. Joko sudah jarang memberikan perhatian, apalagi kata-kata romantis saat bercengkrama berdua.
“Dia romantisnya pas mau minta jatah doang,” katanya.
Sampai akhirnya, Pipit dapat laporan dari beberapa teman yang juga kerja di tempat Joko kalau suaminya sering jalan bareng Inem. Sontak ia marah, tapi malas jika harus langsung ribut.
Pipit punya caranya sendiri, ia minta Alex datang ke rumah membawa makanan, sengaja datangnya saat Joko ada. Di sana mereka ngobrol sebentar, dengan nada bicara yang sengaja bernada manja-manja alay, lalu pura-pura janjian besok malam datang lagi.
Ulah Pipit itu berhasil memicu amarah Joko, barulah keributan itu terjadi. Joko marah-marah, mereka emosi sampai ribut teriak-teriak di depan rumah, memancing perhatian tetangga. “Kita sampe mau cerai, dia pergi sebulan enggak tahu ke mana,” katanya.
Selama masa pisah ranjang itu, Pipit merasa tersiksa, seolah apa yang ia lalui selama ini bersama suami hanya sebuah kesia-siaan. Sikap saling tak percaya dan curiga pun tak bisa dihindari. “Pokoknya mah kalau dia macem-macem, saya juga enggak mau kalah,” tukasnya.
Tapi akhirnya Joko pulang dan minta maaf, Joko bilang kalau ia mendekati Inem cuma pura-pura dan iseng ingin bikin sensasi agar Pipit cemburu. Mendengar pengakuan itu, Pipit juga akhirnya mengakui hal yang sama saat dengan Alex kemarin, mereka pun kembali baikan dan sampai sekarang sudah jarang ribut lagi. (drp)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
