KPU Masih Tunggu Anggaran dari Provinsi Banten
SERANG - Tahapan pemilihan umum (pemilu) 2024 sudah dimulai pada 14 Juni 2022. Tahapan pertama masih menyusun perencanaan program dan anggaran.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang tadi malam mengikuti launching dimulainya tahapan pemilu oleh KPU RI secara virtual. Hadir juga Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Asda I Pemkab Serang Nanang Supriatna, Kapolres Serang AKBP Yudha Satria, dan sejumlah kepala OPD Pemkab Serang.
Ketua KPU Kabupaten Serang Abidin Nasyar mengatakan, tahapan awal pemilu yakni dengan menyusun perencanaan program dan anggaran serta peraturan-peraturan KPU.
KPU sebelumnya mengajukan anggaran Rp107 miliar untuk penyelenggaraan pilkada. Sementara untuk anggaran pemilu dibebankan kepada Pemerintah Pusat.
Namun, anggaran Rp107 miliar itu belum ditentukan apakah akan sepenuhnya ditanggung Pemkab Serang atau ada bagian sharing anggaran dari Pemprov Banten. Karena pemilihan bupati (pilbup) berbarengan dengan pilgub.
“Sampai sekarang kita masih menunggu berapa kos sharing yang akan diberikan Provinsi Banten, sisanya baru kita ajukan ke Pemkab Serang,” ujarnya.
Namun ia berharap Pemprov Banten dapat menghandel untuk kebutuhan tenaga addhoc. “Karena 60 persen anggaran itu untuk honorer addhoc,” ucapnya.
Ketua Bawasu Kabupaten Serang Yadi mengatakan, pada pengawasan Pemilu 2024, pihaknya akan berkaca pada hasil evaluasi pengawasan pemilu 2019.
“Catatan yang berisi evaluasi atas pelaksanaan pengawasan Pemilu 2019 yang secara intensif telah dikaji, dapat dijadikan sebagai sumber empiris bagaimana menerapkan metode pengawasan yang tepat untuk pemilu 2024,” katanya.
Adapun beberapa catatan pemilu 2019, salah satunya saat masa kampanye. Pihaknya menemukan banyak pelanggaran terutama dalam pemasangan alat peraga kampanye.
“Alat peraga kampanye yang harus dievaluasi pada 2019, seperti kelebihan jumlah dan desain yang tidak sesuai,” ujarnya.
Ia mengamanatkan kepada peserta apel siaga agar bekerja optimal. Sehingga dapat menguatkan fungsi pencegahan, pengawasan dan penindakan yang dimiliki oleh Bawaslu Kabupaten Serang.
“Kita secara intensif telah mengkaji catatan-catatan evaluasi pemilu 2019 yang lalu, itu pengalaman berharga, sumber empiris, jadikan salah satu acuan mengawasi tahapan pemilu 2024,” pungkasnya. (jek/bie)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
