Hidayah itu bisa datang kapan saja, cepat ataupun lambat, begitulah kalimat pembuka yang disampaikan Dudi (42) nama samaran, saat menceritakan kenakalannya dulu di belakang sang istri, kita panggil saja Lesti (38).
Waktu masih menjabat sebagai pegawai fungsional di salah satu kedinasan di Provinsi Banten, Dudi mengaku sering diajak atasannya kunjungan kerja ke luar kota hingga ke berbagai daerah.
Dudi sering lupa waktu bahkan lupa diri karena keasyikan karokean bersama wanita-wanita pemandu lagu (PL) yang semok nan bohai.
Kisah masa lalu ini sengaja Dudi ceritakan agar menjadi pelajaran bagi pembaca supaya tidak lupa diri saat kondisi keuangan sedang bagus. “Waktu itu saya setiap Minggu pasti ke tempat karaoke, happy-happy,” katanya.
Belum lagi kalau ada acara kunjungan kerja ke luar daerah, setelah beres acara, malamnya, ia pasti membutuhkan kehangatan untuk menemani mimpi indahnya.
Setiap uang yang ia dapat dari hasil kunjungan atau gaji, pasti habis untuk senang-senang. Ditambahkan Dudi juga jarang pulang, sekalinya datang ke rumah paling hanya untuk tidur, mandi, makan, langsung berangkat lagi.
Lesti sendiri sebenarnya sering mengeluh, tapi Dudi mengaku tak pernah mendengarkan dan menganggap hal biasa, bumbu-bumbu rumah tangga.
Dudi tak pernah memikirkan perasaan Lesti yang setiap hari sibuk mengurus anak, rumah, dan pekerjaan lainnnya. Sampai suatu hari, saat orangtuanya main ke rumah, ternyata beras habis, kulkas kosong, token listrik bunyi, air mati.
“Waktu itu saya baru sadar, saya lupa kasih jatah dua bulan ke istri,” katanya.
Dudi dimarahi ibunya dan dicecar berbagai pertanyaan, kerja sebagai ASN tapi kebutuhan istri tak terpenuhi. Ibunya menanyakan ke mana uang dihabiskan.
Tapi ya namanya lelaki, punya seribu alasan untuk berkelit.
“Saya ngakunya habis ngurus pajak kendaraan sama setoran rumah,” ungkapnya.
Tapi sejak kejadian itu Dudi mulai sadar, kalau apa yang dilakukan selama ini salah, ia tak tega melihat anak istrinya kehabisan bahan makanan.
“Jujur, saya dapet uang 20 juta itu gampang, ngabisinnya juga gampang, tapi enggak dikasih ke sitri, duh nyesel saya,” Dudi sejak itu mulai tobat. (drp)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
