DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Kobong Santri Ponpes Talimul Mubtadiin Terbakar

post-img

LEBAK – Sebanyak 10 kamar kobong santri Pondok Pesantren (Ponpes) Talimul Mubtadiin di Kampung Kaungcaang, Desa Cigoong Selatan, Cikulur ludes terbakar pada Kamis (14/7) sekira pukul 15.00 WIB. Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di salah satu kamar santri.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, sekira pukul 15.00 WIB santri melihat ke­pulan asap dan kobaran api di atas ko­bong. Beberapa santri yang ada di dalam kobong berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Mereka kemudian melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan peralatan seadanya.

Namun, material bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat menyebar dan menghanguskan seluruh bangunan. Sekira pukul 17.00 WIB, bangunan ko­bong sudah rata dengan tanah dan ba­rang-barang santri ludes dilalap si jago merah.

Perangkat Desa Cigoong Selatan Roaetudin membenarkan, Ponpes Talimul Mubtadiin di wilayahnya ludes terbakar pa­da Kamis sore. Santri bersama warga lang­sung melakukan upaya pemadaman. Na­mun, tidak membuahkan hasil maksi­mal. Karena api cepat membesar dan meng­hanguskan seluruh bangunan kobong.

“Ada 10 kamar yang menjadi tempat isti­rahat santri terbakar. Tidak ada yang tersisa, untuk sementara santri dipulangkan ke rumahnya masing-masing,” kata Roaetudin kepada Radar Banten, kemarin.

Pemerintah Desa Cigoong Selatan, katanya, telah melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Lebak. Harapannya, BPBD dan Dinsos se­gera menyalurkan bantuan untuk meringankan beban pimpinan Ponpes Talimul Mubtadiin.

“Bantuan untuk pesantren sudah ada yang didistribusikan dari Baznas Lebak dan Bagian Kesra Setda Lebak. Dari yang lain insyaallah akan menyusul,” ujarnya.

Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pe­santren (FSPP) Kabupaten Lebak Kiyai Ade Bujhaerimi mengaku, prihatin dengan musibah kebakaran yang menimpa Ponpes Talimul Mubtadiin. FSPP berencana akan menggalang bantuan dari para kiyai di 28 kecamatan untuk membantu pem­bangunan kembali kobong santri yang terbakar.

“Iya, kami sudah menerima laporan dari FSPP Cikulur tentang musibah ke­bakaran di Cigoong Selatan. Kami inisiatif menggalang dana untuk membantu pimpinan pesantren yang terkena musibah,” tukasnya.(nce/tur)

#fadhil