Koalisi Pilpres Gerindra dan PKB
SERANG - Koalisi Partai Gerindra dan PKB di Pilpres 2024 yang secara resmi dideklarasikan akhir pekan lalu, belum menular ke perhelatan kepala daerah (pilkada).
Piagam yang ditandatangani langsung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ini baru sebatas Pemilu 2024.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Banten, Andra Soni mengungkapkan, penandatanganan deklarasi yang disaksikan seluruh kader di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat, Sabtu (13/8).
“Koalisi Gerindra dan PKB yang telah disepakati ini untuk Pemilu 2024, belum membahas Pilkada 2024,” kata Andra kepada Radar Banten, Minggu (14/8).
Menurut Andra, ada lima poin yang telah disepakati Gerindra dan PKB dalam piagam kerja sama tersebut. Pertama, dalam rangka mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkesinambungan partai Gerindra dan PKB bekerja sama dalam pemilu serentak tahun 2024. Kedua, kerja sama partai Gerindra dan PKB didasarkan pada visi bersama agar terjadi percepatan pembangunan untuk Indonesia secara berdaulat, adil, makmur, sejahtera dan aktif mendorong terciptanya perdamaian dunia.
Ketiga, kerja sama partai Gerindra PKB dilatarbelakangi keinginan menyatukan dua kekuatan besar di Indonesia, yakni nasionalis dan religius untuk menghindari polarisasi masyarakat pada pemilu tahun 2024, dan membuka koalisi dengan partai politik lain atas persetujuan kedua belah pihak
Keempat, Calon Presiden dan Wakil Presiden yang akan diusung oleh kerja sama partai politik partai Gerindra dan PKB, akan ditentukan secara bersama sama oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Terakhir kelima, kesepakatan kerja sama Partai Gerindra dan PKB ditindaklanjuti dengan kerja sama politik bersama dan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang disepakati.
Deklarasi di tingkat pusat itu akan ditindaklanjuti oleh pengurus Gerindra dan PKB di semua daerah, termasuk di Banten. Dalam waktu dekat koalisi bersama di tingkat provinsi dan kabupaten/kota akan dideklarasikan.
“Dalam beberapa kali pertemuan sebelumnya dan akhir pekan kemarin juga melibatkan pengurus mulai dari tingkat kabupaten/kota dan provinsi masing masing. Artinya, kerja sama ini juga berlaku sampai ke daerah,” kata Andra.
Senada, Ketua DPW PKB Banten, Ahmad Fauzi. Ia mengakui kesepakatan koalisi Gerindra dan PKB belum mengarah kepada Pilkada 2024.
“Koalisi PKB dan Gerindra untuk Pilpres 2024 yang telah disepakati, bukan hanya dilakukan pertemuan antara Ketua Umum DPP PKB dan Gerindra saja, namun juga pertemuan antara pimpinan DPD Gerindra dan DPW PKB se- Indonesia,” katanya
Ia melanjutkan, hasil pertemuan itu disepakati untuk melakukan pendaftaran bersama ke KPU RI, dan puncaknya pada 13 Agustus 2022 dilakukan deklarasi koalisi resmi PKB dan Geindra di Sentul, Bogor.
“Dengan perjalanan ini tentu telah diikuti oleh jajaran PKB dan pengurus Gerindra dan PKB di tingkat kabupaten/kota, hanya polanya masih ada yang melakukan pertemuan informal, intinya komunikasi terbatas antar pimpinan telah dilakukan,” bebernya.
“Deklarasi secara seremonial di daerah akan dilakukan secepatnya, dan teknisnya semua diserahkan pada masing-masing pimpinan PKB dan Gerindra di semua tingkatan,” tambahnya.
Sementara Ketua DPC PKB Kota Serang, Fatihudin berharap koalisi kedua partai ini dapat dimaksimalkan untuk meraih suara pada Pileg 2024. “Iya, mudah-mudahan kami bisa memaksimalkan koalisi bersama dengan Partai Gerindra dalam pemilihan legislatif,” kata Fatihudin kepada Radar Banten, kemarin.
Dia berharap koalisi ini memberikan dampak positif pada target capaian enam kursi di DPRD Kota Serang. “Pemilu kemarin tiga kursi. Target kita mengisi enam dapil mengisi. Semua dapil prioritas,” terangnya.
Namun, sambung Fatih, secara teknis tindak lanjut koalisi tersebut di Kota Serang menunggu arahan dari DPP dan DPW PKB. “Kemarin hanya menandatangani (kesepakatan-red) untuk bergabung di Pilpres. Nanti tindaklanjut nunggu arahan DPP dan DPW,” katanya.
Terpisah, Ketua DPC Gerindra Kota Serang, Budi Rustandi mengaku masih menunggu arahan dari DPD dan DPP Gerindra terkait koalisi bersama PKB. “Kalau, koalisi di daerah, teknisnya menunggu DPD dan DPP,” katanya.
Budi enggan berbicara banyak terkait rencana tindaklanjut koalisi di daerah. Dia mengaku tengah mempersiapkan rekrutmen Bacaleg untuk DPRD Kota Serang. “Kami sedang mempersiapkan rekrutmen Bacaleg,” terangnya.
Menurut Budi, partainya telah menyiapkan strategi khusus, agar ke depan Gerindra di Kota Serang terus mengalami perkembangan. “(Strategi-red) ada dong. Tapi, enggak bisa kita ungkapkan. Namanya juga strategi,” katanya. (fdr-den/nda)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
