SEREN TAHUN: Bupati Iti Octavia Jayabaya menghadiri Seren Tahun Kasepuhan Cisitu di Kecamatan Cibeber, kemarin.(Yusuf Permana/Radar Banten)
LEBAK - Kasepuhan Cisitu di Desa Kujangsari, Kecamatan Cibeber, menggelar acara seren tahun. Kegiatan tahunan tersebut dihadiri Bupati Iti Octavia Jayabaya dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Lebak, Minggu (14/8).
Dalam kesempatan itu, kasepuhan meminta kepada Bupati untuk lebih memperhatikan infrastruktur dan sarana kesehatan dengan membangun puskesmas pembantu alias Pustu di wilayah Kasepuhan Cisitu.
“Kami berharap Bupati dapat memperhatikan sarana infrastruktur juga membangun Pustu di Cisitu. Karena masyarakat adat sangat membutuhkan keduanya, mengingat jarak dari wilayah adat ke Puskesmas Cibeber jauh. Belum lagi jalan yang rusak,” kata Tokoh Kasepuhan Cisitu Yoyo Yohenda kepada Radar Banten.
Yoyo mengatakan, Kasepuhan Cisitu yang sudah ada sejak 1621, kini berjumlah 7.000 jiwa dan tersebar di Desa Kujangsari dan Situmulya. Adapun luas lahan sekitar 7.266 hektar dan masyarakat mayoritas berprofesi sebagai petani. Sehingga, sarana infrastruktur sangat penting bagi masyarakat adat.
“Saat ini perlu diakui jika masyarakat Cisitu kalau belanja itu ke Sukabumi, berobat juga sama. Karena akses ke sana lebih cepat dibandingkan jika harus ke RSUD Malingping yang harus menempuh waktu sekitar 1 jam,” ujarnya.
Dengan adanya akses jalan yang bagus, maka perekonomian masyarakat adat dapat terbantu. Karena masyarakat akan dengan mudah membawa hasil bumi ke perkotaan. Terlebih, pihaknya juga merencanakan Kasepuhan Cisitu ini dapat menjadi wisata konservasi. Untuk mewujudkan itu, diperlukan bantuan dari Pemkab Lebak juga Pemerintah Provinsi Banten.
“Di Cisitu ini kita memiliki 18 ritual adat dengan puncaknya seren tahun. Nah kita berencana seren tahun ini akan menjadi destinasi wisata konservasi baik budaya maupun religi, karena di Cisitu ini kita memiliki banyak budaya seperti debus, jaipongan juga panorama alam yang indah dan masih asri,” ungkapnya.
Bupati Iti Octavia Jayabaya mengatakan, pihaknya sudah melakukan penangganan terhadap akses jalan menuju kasepuhan Cisitu.
“Penanganan sudah kita lakukan sedikit demi sedikit, karena memang kami bukan mengabaikannya tapi kami membagi porsi anggaran dengan skala prioritas yang telah disepakati,” kata Bupati.
Menurutnya, penanganan akses jalan tidak mudah, terlebih medan menuju Kasepuhan Cisitu yang terdiri dari perbukitan sehingga diperlukan perencanaan yang matang juga anggaran yang besar.
“Kita akan lakukan penangganan secara bertahap, seperti kemarin kita melalui anggaran pemeliharaan sudah melakukan betonisasi akses jalan menuju Cisitu,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sudah mempunyai master plan dalam mengembangkan pariwisata di wilayah Lebak bagian selatan, yakni dengan penyusunan Geopark Bayah Dome yang juga meliputi Kasepuhan Cisitu.
“Saya bersyukur di Lebak ini terdapat beragam budaya dan tradisi dan ini adalah salah satu kekayaan kita yang harus dilestarikan. Rencana Geopark Bayah Dome terdiri dari 32 side ini merupakan upaya akselerasi dari kekayaan alam dan adat yang bertujuan untuk mewujudkan wisata, sehingga dengan begitu dapat menciptakan kebangkitan ekonomi,” pungkasnya.(mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
