Lontar Baru Jadi Juara LRLA Kota Serang 2022
SERANG -Awarding Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2022 berlangsung semarak. Sebanyak 402 RT yang berlomba menantikan detik-detik pengumuman juara.
Lingkungan Lontar Kidul, RT 02 RW 03, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang muncul sebagai juara umum ketori pemula, sedangkan kategori berkembang diraih oleh juara bertahan, Lingkungan Pekijing, RT 07 RW 03, Kelurahan Kalang Anyar, Kecamatan Taktakan
Gelaran awarding LRLA Kota Serang 2022 yang berlangsung di Radar Banten Arena, Rabu (14/9) dihadiri Walikota Serang Syafrudin, kepala OPD, Camat, Lurah hingga para ketua RT peserta lomba.
Acara dimeriahkan oleh penampilan musik dangdut, dipandu oleh MC Lilik Hulwatun Nimah dan Muhammad Nurul Fajri. Suasana tambah semarak saat pengumuman nominasi juara.
Ada enam nominasi juara sesuai dengan kriteria penilaian yakni partisipasi masyarakat terbaik, lingkungan paling berbunga dan aman, lingkungan terinovatif dan aman, lingkungan paling hijau dan aman, kelompok pemuda penggerak lingkungan dan kelompok pemuda sadar hukum.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang Anthon Gunawan mengatakan, perlombaan kebersihan dan keamanan lingkungan tahun ketiga ini dimulai sejak Februari sampai September 2022.
Terlaksananya LRLA 2022 ini, memanfaatkan APBD kota serang tahun anggaran 2022. Mekanisme penilaian terbagi menjadi dua tahap, yakni penilaian tertutup dan penilaian terbuka.
Anthon menegaskan, lomba ini bukan hanya sekadar memperindah lingkungan dengan cat warna warni, tapi menumbuhkan jiwa gotong royong, ide kreatif dan inovatif seperti memanfaatkan lahan kosong, mengubah tempat sampah jadi taman bermain anak.
Walikota Serang Syafrudin menyampaikan terimakasih kepada masyarakat kota serang yang telah berpartisipasi mendukung LRLA terutama para ketua RT.
Ia juga mengingatkan agar lingkungan yang juara agar mampu meningkatkan keberhasilan dengan menjadi kampung wisata. Memiliki kebermanfaatan jangka panjang, warga punya kebiasaan menjaga kebersihan dan keamanan.
Direktur Radar Banten Group Mashudi menilai, dengan berlangsungnya LRLA di tahun ketiga ini, dari 402 RT di Kota Serang, sudah 30 persen warganya mulai memiliki kesadaran akan menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.
Ia memaparkan, lingkungan RT yang mengikuti lomba menghadapi tiga tahapan dalam upaya menumbuhkan kesadaran terhadap lingkungannya, ketiga tahapan itu ialah tahap pemaksaan, pembiasaan dan penyadaran.
“Jadi tantangannya terus meningkat, awalnya mungkin ada rasa keterpaksaan dalam mengajak warga gotong royong, kemudian mulai ada pembiasaan, kemudian mulai tumbuh kesadaran,” ujarnya.
Target besar yang dicapai dari ajang LRLA ini, lanjut Mashudi, ialah masyarakat tidak lagi mengandalkan aparat pemerintah dalam hal persoalan sampah, serta tidak lagi mengandalkan kepolisian dalam hal keamanan lingkungan. (*)
