CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon memperpanjang masa pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022. Semula program BIAN sampai 13 September, tapi karena belum tercapainya target BIAN dari Pemerintah Pusat yaitu 95 persen sehingga program BIAN diperpanjang hingga akhir September 2022.
Hal tersebut berdasarkan surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan nomor: SR.02.06/C/4261/2022 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Kabupaten/Kota yang belum mencapai target diberi kesempatan untuk memperpanjang program BIAN hingga akhir September 2022.
Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Cilegon, Febrinaldo mengatakan, di Kota Cilegon sasaran imunisasi campak rubella dari usia 9-59 bulan ditargetkan dari pusat sebanyak 32.174 anak yang diimunisasi, namun hingga sekarang (13 September 2022 – red) sudah baru mencapai 83.71 persen.
“Saya optimistis hingga akhir September nanti bisa tercapai di angka 95 persen. Memang ada selisih jauh antara data dari pusat dan data reel dari masing-masing Puskesmas, kalau data dari puskesmas-puskesmas terdapat 26.934 anak. Meski begitu kami tetap berupaya untuk mencapai yang ditargetkan dari pusat,” paparnya, Rabu (14/9).
Lanjut Dia, untuk mencapai target, pihaknya terus melakukan evaluasi bagi wilayah puskesmas yang masih rendah pencapaian BIAN agar mencapai target.
“Rendahnya capaian di wilayah puskesmas karena salah satunya dilatarbelakangi dengan alasan orang tuanya kerja tidak ada di rumah, makanya kami buat strategi untuk lebih banyak menurunkan tim ke lapangan dengan sweeping atau door to door ke rumah warga dari Senin sampai Jumat dari jam 4 sore sampai jam 7 malam,” katanya.
“Dengan dilakukan pada sore hari diharapkan orang tua bisa mendampingi pada ketika petugas kami datang ke rumah, karena terkadang kalau di rumah hanya ada pembantu tidak ada yang berani mengambil keputusan,” sambungnya.
Ia menghimbau, kepada masyarakat Kota Cilegon jika ada petugas kesehatan melakukan sweeping agar diterima dan anaknya mau untuk dilakukan imunisasi BIAN.
“Imunisasi ini sangat penting untuk menjaga kesehatan anak dan mencegah penyakit atau keparahannya. Ayo segera imunisasi bila tidak sempat ke puskesmas juga bisa di faskes-faskes Rumah Sakit,” pungkasnya.
“Jadi tidak ada lagi alasan-alasan untuk tidak melakukan imunisasi BIAN karena kami di hari libur pun Puskesmas juga tetap melakukan sweeping Sabtu dan Minggu sore. Kami terus melakukan sweeping hingga target tercapai yaitu 95 persen,” tutupnya. (raj/air)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
