DECEMBER 9, 2022
Cilegon

Belum Capai Target, Bian Diperpanjang Hingga Akhir September

post-img

CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon memperpanjang masa pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022. Semula program BIAN sampai 13 September, tapi karena belum tercapainya target BIAN dari Pemerintah Pusat yaitu 95 persen sehingga program BIAN diperpanjang hingga akhir September 2022.

Hal tersebut berdasarkan surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia de­ngan nomor: SR.02.­06­/C/4261/2022 ten­tang Perpanjangan Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Kabupaten/Kota yang belum mencapai target diberi kesempatan untuk memperpanjang program BIAN hingga akhir September 2022.

Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masya­rakat Dinkes Kota Cilegon, Febrinaldo mengatakan, di Kota Cilegon sasaran imunisasi campak rubella dari usia 9-59 bulan ditarget­kan dari pusat sebanyak 32.174 anak yang diimunisasi, namun hingga sekarang (13 September 2022 – red) sudah baru mencapai 83.71 persen.

“Saya optimistis hingga akhir September nanti bisa tercapai di angka 95 persen. Memang ada selisih jauh antara data dari pusat dan data reel dari masing-masing Puskesmas, kalau data dari puskesmas-puskesmas terdapat 26.934 anak. Meski begitu kami tetap berupaya untuk mencapai yang ditargetkan dari pusat,” paparnya, Rabu (14/9).

Lanjut Dia, untuk mencapai target, pihaknya terus melaku­kan evaluasi bagi wilayah puskesmas yang masih ren­dah pencapaian BIAN agar mencapai target.

“Rendahnya capaian di wilayah puskesmas karena salah satunya dilatarbelakangi dengan alasan orang tuanya kerja tidak ada di rumah, makanya kami buat strategi untuk lebih banyak menurun­kan tim ke lapangan dengan sweeping atau door to door ke rumah warga dari Senin sampai Jumat dari jam 4 sore sampai jam 7 malam,” ka­tanya.

“Dengan dilakukan pada sore hari diharapkan orang tua bisa mendampingi pada ketika petugas kami datang ke rumah, karena terkadang kalau di rumah hanya ada pembantu tidak ada yang berani mengambil keput­usan,” sambungnya.

Ia menghimbau, kepada masyarakat Kota Cilegon jika ada petugas kesehatan mela­kukan sweeping agar diterima dan anaknya mau untuk dilakukan imunisasi BIAN.

“Imunisasi ini sangat penting untuk menjaga kese­hatan anak dan mencegah penyakit atau keparahannya. Ayo segera imunisasi bila tidak sempat ke puskesmas juga bisa di faskes-faskes Rumah Sakit,” pungkasnya.

“Jadi tidak ada lagi alasan-alasan untuk tidak melakukan imunisasi BIAN karena kami di hari libur pun Puskesmas juga tetap melakukan sweeping Sabtu dan Minggu sore. Kami terus melakukan sweeping hingga target tercapai yaitu 95 persen,” tutupnya. (raj/air)