Ejakulasi dini merupakan gejala prematur pada pria, yang menyebabkan pria terlalu cepat mengeluarkan sperma (klimaks) saat berhubungan intim.
Semua pria pasti pernah mengalami ejakulasi dini. Apabila hal tersebut terjadi hanya sesekali, tidak perlu khawatir, namun jika 50 persen dalam hubungan seksual berakhir ejakulasi dini, maka disarankan untuk menemui Dokter.
Dalam berhubungan intim memang tidak ada patokan durasi, karena tergantung pada masing-masing pasangan. Namun, berdasarkan penelitian, berhubungan intim umumnya berlangsung sekitar lima setengah menit bagi pria untuk mencapai ejakulasi. Ejakulasi dini sendiri juga termasuk dalam disfungsi seksual yang bisa terjadi kepada siapa saja.
Penyebab Ejakulasi Dini
Dikutip dari laman website Halodoc.com yang ditulis oleh dr. Fitrina Aprilia, faktor psikologis dan fisik adalah penyebab utama ejakulasi dini. Masalah psikologis bisa berupa gangguan kecemasan, stres, dan depresi. Sedangkan gangguan prostat (seperti prostatitis) dan juga tiroid, merupakan masalah fisik yang bisa menyebabkan ejakulasi dini. Konsumsi obat-obatan terlarang juga bisa menjadi salah satu penyebab ejakulasi dini sebagai efek samping yang ditimbulkan.
Mengobati Ejakulasi Dini
Penanganan ejakulasi dini tidak harus selalu ditangani oleh Dokter. Pengobatan ejakulasi dini yang sangat mudah dilakukan di rumah adalah, dengan memakai kondom tebal untuk menurunkan sensitivitas alat kelamin pria. Namun, apabila tidak memberikan hasil yang positif, maka sebaiknya hubungi dokter, agar diberikan perawatan yang baik dengan obat-obatan atau terapi.
Menurut dr. Rizal Fadli dalam kutipan laman website halodoc.com mengatakan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini diantaranya:
Konsumsi Makanan Kaya akan Seng dan Magnesium
Makanan kaya akan Seng dan Magnesium berperan penting dalam kesehatan seksual pria terkait ejakulasi dini. Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan seng dan magnesium dapat membantu menambah waktu yang diperlukan untuk mencapai klimaks. Makanan yang kaya akan aeng dan magnesium antaralain, tiram, biji labu, yogurt, bayam, kacang almond, kedelai, sereal gandum, buncis, kacang merah, coklat hitam, bawang putih, kacang polong daging domba dan sapi.
Teknik Pause dan Squeeze
Teknik ini dapat membantu mengobati ejakulasi dini dengan cara mengurangi gairah sebelum klimaks. Ketika pria mulai merasakan ejakulaai, mintalah pasangan untuk berhenti dan menekan kepala Mr. P selama beberapa detik sampai tidak merasakan ingin klimaks. Ulangi proses ini sebanyak yang diperlukan.
Teknik Berhenti dan Mulai
Teknik ini juga dikenal dengan kontrol orgasme yang dapat menunda klimaka dengan cara menghentikan kesenangan. Ketika kamu merasakan ingin ejakulasi, berhentilah melakukan aktivitas seksual sepenuhnya. Setelah kamu merasa kurang terangsang, perlahan-lahan mulailah melakukan aktivitas seksual lagi. Ulangi proses ini sebanyak yang diperlukan untuk membantu kamu mengontrol ejakulasi.
Latihan Dasar Panggul
Cara satu ini untuk memperkuat otot-otot dasar panggung yang dapat berdampak besar pada durasi ejakulasi. Latihan otot dasar panggul dapat membantu pria yang mengalami ejakulasi dini seumur hidup dengan mengendalikan refleks ejakulasi dan meningkatkan waktu yang dibutuhkan bagi mereka untuk mencapai klimaks. (Fjr)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
