DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Memasyarakatkan Desain Agar Lebih Dikenal Publik

post-img

MINIATUR BANGUNAN: Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan melihat detail miniatur bangunan yang didesain oleh tim Yayasan Bintaro Design Destrict, Rabu (14/9).(saiful/radar banten)


PONDOKAREN--Sekumpulan desainer dari Yayasan Bintaro Design District (BDD) menggelar Annual Festival Design di Kafe Kopi Manyar, Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Rabu (14 /9). 

Mereka memamerkan sekaligus memperkenalkan hasil karya desain mereka mulai dari desain bangunan, de­sain poster, desain gambar, desain grafis dan lain se­bagainya.

Inisiator acara sekaligus kurator, Hermawan Tanzil mengatakan, Annual Festival Design sengaja diseleng­garakan agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses dan dapat menikmati hasil karya desainer.

Selain itu, melalui festival ini diharapkan dapat mening­katkan popularitas dunia desain di tengah-tengah masyarakat. 

Menuruf Tanzil, sebagian orang mungkin tidak menyadari bahwa bangunan-bangunan estetik atau poster-poster di media sosial yang dilihat merupakan sentuhan tangan karya dari seorang desainer. 

Berkat hasil karya desainer inilah suatu produk dipoles menjadi lebih berestetika, futuristik, modern dan mudah diingat. Namun sayangnya masyarakat masih banyak yang belum mengetahui kontribusi besar para desainer ini. 

“Maka dari itu kami ingin memasyarakatkan desain agar lebih dikenal publik,” ujarnya. Tanzil mengatakan, para desainer juga memiliki tanggung jawab kepada publik memberikan sesuatu yang positif kepada masyarakat, dalam hal ini ialah karya desain itu sendiri. 

“Jadi kami tidak hanya memamerkan karya kami. Tapi lebih dari itu, kami memiliki tanggung jawab kepada publik dapat memberikan karya terbaik kami, dan meng­edukasi publik, “ jelasnya. 

Sementara inisiator lainnya, Danny Wicaksono me­nambahkan, melalui festival ini, pihaknya ingin me­ngajak seluruh desainer ikut ambil bagian dalam me­nge­nalkan dunia desain kepada masyarakat. 

“Melalui kegiatan ini kami desainer saling sharing ilmu, menjalin silahturahmi dan mengedukasi masyarakat. Inilah cita-cita kami,” jelasnya. 

Menurutnya, sejauh ini fesfival yang menyuguhkan hasil karya desainer belum ada di Indonesia, sehingga pi­haknya mencoba menyelenggarakan festival ini. 

Sementara Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan yang turut mendukung kegiatan ini akan terus men­­support de­sainer-desainer dalam setiap ke­giatannya. “Kalau tahun ini dukungannya belum se­ratus persen, maka ta­hun depan harus seratus per­sen,” ujarnya.

Pilar mengaku bangga terhadap hasil karya para pekaku desain yang dinilainya memiliki karakter yang kuat dan ber­beda-beda. (ful/asp)