DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Penyandang Disabilitas Tewas Terpanggang

post-img

SERAHKAN BANTUAN: Baznas Kabupaten Lebak menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Cipanas, kemarin.(Dok Baznas Lebak)


LEBAK - Kebakaran di Kampung Tales, Desa Luhurjaya, Kecamatan Cipanas, meng­akibatkan satu orang tuna netra tewas terpanggang pada Rabu (13/9) malam. Korban Jahudin (60), tidak bisa menyelamatkan diri hingga terbakar da­lam posisi sujud di dalam rumahnya.

“Saat ditemukan, tubuh korban sudah hangus terbakar dalam posisi sujud. Kor­ban diketahui penyandang tuna netra,” kata Yayan, warga Cipanas.

Dijelaskan Yayan, kebakaran pertama kali diketahui warga yang tengah me­lakukan ronda. Saat itu, warga kaget me­lihat adanya kobaran api pada bagian atap rumah korban. Warga pun langsung memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya.

Kobaran api yang terus membesar ter­paksa membuat warga terpaksa merusak ru­mah di sekitar untuk mencegah api me­nyebar. “Saat kejadian, istri korban Aan (60) masih terbangun, jadi masih sempat melarikan diri,” ujarnya.

Sementara itu, Ade Apriyadi, Wakil Ko­mandan Kompi (Wadanki) Damkar Le­bak mengatakan, kebakaran di Cipanas diduga akibat korsleting listrik. “Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp100 juta, karena rumah itu 100 persen hangus terbakar,” terangnya.

Ade mengungkapkan, kebakaran bukan hanya terjadi di Kecamatan Cipanas. Namun juga terjadi di Kampung Babakan Cibeureum, Desa Aweh, Kecamatan Ka­langanyar. Dalam kejadian tersebut, se­buah warung bubur hangus terbakar. Saat itu, api pertama kali muncul pada bagian belakang dapur. 

Karena banyak bahan yang mudah terbakar, api pun menyebar dan membakar bagian warung lainnya dan bahkan mem­bakar kios di sampingnya.

“Kita menerima laporan kebakaran warung bubur di Kalanganyar, kita pun lang­sung menindaklanjuti dengan menge­rahkan 2 unit damkar,” ungkapnya.

Katanya, kebakaran diduga disebabkan ke­bocoran tabung gas pada warung ter­sebut, karena saat kejadian pemilik warung tengah memasak bubur untuk dijual. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ter­sebut, namun kerugian ditaksir men­capai Rp10 juta.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Tim damkar berhasil memadamkan ko­baran api pada pukul 4.30 WIB,” pung­kas­nya.(mg-02/tur)