DECEMBER 9, 2022
Radar Serang

Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

post-img

PELANTIKAN: Walikota Serang Syafrudin saat menghadiri pelantikan DPW Aspedi Banten di Kebon Kubil Garden Party dan Resto, Kota Serang, Rabu (14/9).  (FAUZAN/RADAR BANTEN)

Permintaan Walikota kepada Investor

SERANG – Pemkot Serang meminta peng­usaha yang berinvestasi di Kota Serang un­tuk memprioritaskan pekerja lokal pada saat rekrutmen tenaga kerja. 

Permintaan itu disampaikan Walikota Se­rang Syafrudin usai menghadiri pelantikan De­wan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Peng­usaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Banten di Kebon Kubil Garden Party dan Resto, Kota Serang, Rabu (14/9).

Syafrudin mengaku kehadiran Aspedi di Kota Serang dan Provinsi Banten harus da­pat memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal Kota Serang. “Aspedi ini pertama harus dapat membuka lapangan kerja untuk masyarakat kota Serang,” ujarnya.

Menurutnya, dengan menciptakan lapa­ngan kerja lokal, diharapkan berpartisipasi menekan angka pengangguran di Kota Se­rang. Terlebih Aspedi terdiri dari beberapa pengusaha jasa dekorasi yang tergabung baik dari Kota Serang maupun kota/ka­bu­paten lainnya. “Dengan membuka la­pangan kerja ini bisa mengurangi peng­ang­guran,” katanya. 

Untuk itu, kata Syafrudin, pihaknya meng­apresiasi dan mengucapkan selamat kepada pe­ngurus Aspedi yang baru dilantik. Ia ber­harap bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kota Serang. 

Tak hanya itu, Aspedi melalui layanan jasa dekorasi dapat memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) melalui pa­jak yang dibayarkan kepada Pemkot Se­rang sebagai badan usaha. “Kemudian, bisa memberikan kontribusi PAD untuk Pemerintah Kota Serang, karena ba­gai­manapun juga kalau pengusaha ya harus di­barengi dengan pembayaran pajaknya,” terangnya. 

Sementara itu, Ketua DPW Aspedi Banten Agung Mohamad mengatakan, pihaknya tentu akan memenuhi permintaan dari Walikota Serang dengan menciptakan la­pangan pekerjaan. “Ini tentu kita buka DPC (dewan pimpinan cabang-red) di be­be­rapa wilayah yang ada di Banten. Saat ini sudah ada DPC Kota Serang dan Ka­bupaten Pandeglang. Kita akan bentuk di Cilegon tentunya akan menciptakan lapa­ngan pekerjaan juga,” katanya. 

“Untuk lapangan kerja ini, anggota kita jaring database tenaga kerja, kita punya peluang untuk informasikan ada peluang tenaga kerja dari dekorasi,” tambah Agung.

Terkait dengan PAD, Agung mengaku pi­haknya menekankan kepada anggota atau pengusaha mengurusi legalitas. Sebab kebanyakan para pengusaha dekor berangkat dari pengusaha rumahan dan belum mendaftarkan perusahaannya. “Untuk pajak, kami tekankan legalitas terlebih dahulu dari anggota Aspedi,” terangnya.

Kata dia, saat ini sudah tergabung 80 ven­dor jasa dekorasi di bawah naungan Aspedi, sementara baru 50 persen terdaftar dan memiliki badan usaha. “Jadi setengahnya yang sudah terdaftar, dan ini jadi tugas ka­­mi,” katanya. (fdr/bie)