DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Ribuan Ulama Istigasah di Ponpes Al Kanza

post-img

ISTIGASAH: Kapolda Banten dan Abuya Muhtadi menghadiri istigasah kubro di Ponpes Al-Kanza di Kecamatan Cibadak, kemarin.(Yusuf Permana/Radar Banten)

Doakan Keselamatan Bangsa

LEBAK - Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto bersama ulama kharismatik asal Pandeglang Abuya Muhtadi Dimyati menggelar Istigasah di Pondok Pesantren Modern Al Kanza di Cibadak, Rabu (14/9). Ke­giatan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara dipimpin ulama kharis­matik Abuya Muhtadi Dimyati.

Istigasah dihadiri Bupati Iti Octavia Jayabaya, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al Kanza Kyai Ade Bujhaerimi, Ketua MUI Lebak KH Pupu Mahpudin, Pe­jabat Utama Polda Banten, 2.500 Kyai Banten, dan ribuan santri. 

“Kegiatan Istigasah dan doa bersama ini sebagai momentum yang sangat isti­me­wa, bukan hanya bagi anggota Polri tetapi juga bagi seluruh masyarakat Banten,” ujar Rudy di lokasi istigasah, kemarin.

Lebih lanjut, Rudy menyatakan, dalam me­nyikapi berbagai permasalahan bangsa, maka istigasah dan doa bersama merupakan wahana yang sangat mulia untuk mem­per­kuat silaturahmi dan memohon per­tolongan kepada Allah SWT.

“Agar bangsa Indonesia senantiasa diberi ke­kuatan dan bimbingan untuk dapat hi­dup berdampingan dengan penuh ke­damaian dan penuh rasa aman menuju In­donesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur,” tuturnya.

Kapolda berharap, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan guna menjaga si­nergitas dan keutuhan NKRI.

“Kami dari Polda Banten dan jajaran ten­tunya mengharapkan kegiatan ini untuk dilanjutkan terus menerus. Karena sinergi antar ulama dan umaro harus dilakukan demi bangsa dan negara ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ade Bujhaerimi, Pimpinan Pon­dok Pesantren Modern Al-Kanza me­ngatakan, para ulama juga memiliki peranan dalam menjaga keutuhan NKRI, khususnya dalam menyikapi berbagai permasalahan di masyarakat, seperti gejolak kenaikan BBM. Salah satunya dengan cara menggelar istigasah.

“Saat ini juga terjadi kenaikan BBM dan ba­nyak orang yang melakukan aksi. Kita ulama, umaro, dan santri mendoakan agar negara ini selamat dan negara ini tetap aman,” ungkapnya. 

Pria yang kini menjabat Ketua Forum Sila­turahmi Pondok Pesantren (FSPP) Lebak ini berharap, semua pihak dapat ikut terlibat dan saling bekerjasama menjaga keutuhan NKRI. 

 “Kita berharap melalui istigasah ini, kita bisa terus menjaga tali silaturahmi dan menyatukan persepsi dalam menjaga ke­u­tuhan negara ini. Tujuannya agar situasi kon­dusif di negara kita dapat terus terjaga,” ha­rapnya.(mg-02/tur)