DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Pengkhianatan Dua Pemain Terbaik AC Milan

post-img

JAKARTA - Dua pemain terbaik AC Milan musim ini malah “berkhianat”, sehingga mem­buat I Rossoneri gagal menjuarai Cop­pa Italia. Milan kalah 0-1 dari Bologna di laga final Coppa Italia, Rabu (14/5), di Sta­dion Olimpico, Roma.

Tim asuhan Sergio Conceicao tampil be­gitu buruk sampai hanya membuat dua tembakan tepat sasaran selama 90 me­nit pertandingan, plus injury time.

Il Diavolo Rosso praktis tidak berdaya ka­rena dua pemain terbaik mereka malah kali ini sama-sama tampil mengenaskan. Di laga sepenting final Coppa Italia, Tijjani Reijnders dan Christian Pulisic justru bermain jelek.

Tiga media terkemuka di Italia sepakat menempatkan Reijnders dan Pulisic sebagai pemain Milan yang tampil paling buruk. La Gazzetta dello Sport memberikan poin 5 untuk keduanya. La Gazzetta dello Sport memilih Mike Maignan, Theo Her­nandez, dan Joao Felix sebagai pemain ter­baik Milan dengan rapor 6.

Tuttosport melakukan hal yang sama, de­ngan memberikan rapor merah berupa poin 5 bagi Reijnders dan Pulisic. Untuk pe­main terbaik, media yang berbasis di Tu­rin itu memberikan ponten 6,5 buat Rafael Leao.

Sementara itu, bagi Corriere dello Sport, Maignan dan Alex Jimenez adalah dua pe­main Milan yang “lulus” dengan nilai pas-pasan, 6 poin, dalam laga final Coppa Italia. Seperti media lainnya, Corriere ju­ga memberikan angka 5 buat Reijnders dan Pulisic.

Begitu mengecewakannya penampilan dia dan tim, Pulisic sampai tidak bisa bicara banyak usai pertandingan.

“Mengapa hasil ini terjadi? Saya tidak tahu, kami semua kecewa,” kata Pulisic, dikutip dari SempreMilan. “Kami tidak ber­main bagus, mereka tampil sangat baik.”

“Bologna menekan dengan bagus dan membuat kami mengalami banyak kesulitan.”

“Kami semua kecewa, sekarang hal terpenting adalah menyelesaikan musim dengan baik.”

“Kami masih punya dua pertandingan dan harus memenanginya,” pungkas kapten Timnas Amerika Serikat ini.

Gagal menjuarai Coppa Italia, AC Milan kini terancam sama sekali tidak tampil di kompetisi antarklub Eropa musim de­pan. Mereka berada di peringkat delapan kla­semen Liga Italia dengan defisit tiga poin dari posisi ke-6 yang akan memberikan ti­ket ke UEFA Conference League. (bs/don)