DECEMBER 9, 2022
Utama

Jamin Pasokan Minyak Goreng tetap Murah

post-img

Tugas Mendag Baru Zulkifli Hasan


Ketua Umum Partai PAN, Zulkifli Hasan, punya tugas cukup berat yang sudah ditunggu sebagai Menteri Perdagangan Republik Indonesia. 


Zulkifli Hasan resmi dipercaya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggantikan peran Muhammad Lutfi, Rabu 15 Juni 2022. Selain Zulkifli Hasan, Presiden juga melantik mantan Pang­lima Hadi Tjahjanto sebagai Men­teri ATR.

Jokowi menaruh harapan, penangan­an masalah pokok rakyat dapat di­ta­ngani dengan cekatan. 

Presiden Indonesia ketujuh itu meng­ingin­kan Zulkifli Hasan dapat bekerja langsung ke lapangan, menangani permasalahan yang ada. 

”Karena sekarang urusan pangan yang berkaitan dengan rakyat memerlukan pengamanan lapangan, memerlukan pekerja-pekerja yang dapat terjun lapangan untuk melihat langsung persoalan yang berkaitan, yang utamanya berkaitan pokok rakyat,” ujar Jokowi di depan wartawan usai proses pelanti­kan di Istana Negara, Jakarta, Rabu 15 Juni 2022. 

Saat ini, semua rakyat Indonesia, khusus ibu-ibu rumah tangga menge­luhkan sulitnya menjumpai minyak goreng dengan harga terjangkau. Inilah yang menjadi target Zulkifli Hasan. 

Selama ini minyak goreng terbagi menjadi dua, minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah. Minyak goreng kemasan sempat disubsidi pe­merintah sehingga dijual dengan harga HET Rp 14.000 per liter. 

Namun demikian, ketersediaannya justru langka dan hanya dijual di mini­market. 

Saat dimintai pertanyaan, bagaimana ia bisa menangani permasalahan yang saat ini begitu pelik, tak kunjung selesai, Zulkifli Hasan mengaku merasa kasihan dengan rakyatnya. 

”Saya Insya Allah, bersama dengan teman-teman ya, bisa cepat menye­le­saikan, terutama minyak goreng. Keter­sediaannya ada, harga terjangkau. Kalau berlama-lama, kan, kasihan rakyatnya,” jelas Zulkifli Hasan di depan wartawan. 

Dia yakin, dengan formula yang tepat, permasalahan ini akan selesai dengan mudah. 

”Ya semua pihak terkait, tentu, nggak mungkin sendiri, kan? Itu, kan, pekerjaan besar, ya. Tapi saya kira kalau sudah ke­temu formulanya, saya kira mudah ya,” katanya. 

Zulkifli Hasan mengklaim, minyak goreng curah yang akan diganti menjadi mi­nyak goreng kemasan sederhana adalah karena usulannya. 

Bisa jadi dengan usulan yang diklaim­nya ini, menjadi formula untuk menang­kal kesulitan akibat langka dan mahalnya harga minyak goreng di pasaran. 

”Sebagai salah satu contoh, kan, minyak goreng subsidi, itu disebut minyak curah, pakai mobil besar itu (truk tangki CPO). 

”Itu tidak mudah bagi saya. Tapi saya dengar terakhir kali, itu sudah dibikin kemasan. Walaupun kemesan sederhana. Itu saya usul satu bulan lalu,” aku Zulkifli Hasan. 

Katanya, dengan kemasan sederhana, debit minyak goreng diangkut oleh mobil tangki tak mubazir. 

Menurutnya, dengan kemasan se­derhana ini distribusi minyak goreng akan dapat menjangkau rakyat secara luas. 

Oleh karena itulah, dia yakin dengan pengalaman 20 tahun, permasalahan ini dapat diatasi dengan baik. 

”Saya ketemu beberapa kawan, saya mengatakan, ’kalau pakai mobil tangki susah, sulit, dan itu bisa bocor banyak. Tapi itu kalau dikasih kemasan bisa ke mana-mana (distribusinya). Tentu nanti tinggal distribusi dan yang berhak. Jadi tidak beda dengan diterima dibeli orang lain, sama dengan kemasan itu. Sehingga dia bisa masuk ke mana-mana. Tetapi ke­masan sederhana dan diberikan pro­duk khusus tadi itu, ya. Selain itu, saya kasih kesempatan. Mau belajar, tapi belajar cepat. Karena pengalaman saya, kan, 20 tahun,” tukas Zulkifli Hasan. (disway.id/alt)