DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Terdampak Longsor, Rumah Warga Bojongmanik Rusak

post-img

LEBAK - Rumah Deden (30), warga Kam­pung Parakanbeusi Tengah, Desa Pa­ra­kanbeusi, Kecamatan Bojongmanik, ru­sak akibat longsor di bantaran Sungai Ciujung. Untuk itu, korban harus mengo­song­kan tempat tinggalnya tersebut dan me­ngungsi ke rumah kerabatnya.

Dike­tahui, rumah Deden berjarak hanya 5 meter dari tebing Sungai Ciujung longsor pada Selasa (14/6) sekira pukul 18.30 WIB.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Lebak Febby Rizki Pratama menyebut, longsor di tebing sungai dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Bojongmanik.

“Benar, kejadiannya kemarin malam. Saat itu, Desa Parakanbeusi diguyur hujan deras. Namun alhamdulillah tidak ada korban jiwa akibat longsor,” kata Febby saat dihubungi Radar Banten, Rabu(15/6).

Dia mengatakan, saat ini BPBD tengah melakukan asessment di lokasi kejadian untuk mengetahui dampak longsor. Warga yang memiliki rumah di bantaran sungai Ciujung untuk berhati-hati. Karena, longsor ini bukan kali pertama terjadi.

Namun, pada akhir Mei 2022, longsor aliran sungai itu juga terjadi di Kampung Bojongrangdu, Desa Sangkamanik, Ke­camatan Cimarga. Bencana ongsor telah menyebabkan 4 rumah warga rusak serta 200 rumah lainnya di kampung itu terancam longsor.

Untuk itu, pihaknya akan segera berkirim surat kepada Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau - Ciujung - Cidurian (BBWSC3) untuk melakukan kajian dan penanganan terhadap abrasi Sungai Ciujung.

“Melihat laju abrasi di sana, jika tidak ada mitigasi struktural yang tepat, maka dapat menyebabkan longsor susulan. Oleh karena itu, secepatnya kami akan berkirim surat ke BBWSC3 untuk mela­kukan penanganan, tentunya sesuai kajian teknis yang mereka miliki,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Bojongmanik Dadan Juanda mengatakan, saat ini tengah ber­koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten untuk melakukan penanganan de­ngan membangun bronjong serta mem­perbaiki sarana infrastruktur yang rusak karena longsor pada tebing tersebut.

“Nantinya areal ini akan dibangun bron­jong dan perbaikan sarana inrastruktur yang rusak dari Biaya Tidak Terduga (BTT) Pemkab Lebak dan bantuan dari Dinas PUPR Banten,” jelasnya.

Dirinya mengimbau kepada warga yang terdampak longsor untuk mengungsi ter­lebih dahulu. Karena jika tetap me­ngungsi maka dikhawatirkan ada longsor susulan yang dapat membahayakan warga.

“Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama lagi bisa segera dilaksanakan kegiatan penanggulangan longsor. Karena memang kondisinya cukup mengkha­watirkan dan perlu penanganan segera,” tukasnya.(mg-02/tur)


Yusuf Permana/Radar Banten

AMBRUK: Rumah warga yang ambruk di Desa Parakanbeusi, Kecamatan Bojongmanik, Rabu (15/6).