DECEMBER 9, 2022
Sambungan

Dua Paskibraka Banten Terpilih ke Tingkat Nasional

post-img

SERANG – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melepas dua pelajar Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pilihan asal Provinsi Banten, di Ruang Rapat Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (15/7). 

Keduanya akan mengikuti proses pen­didikan dan pelatihan Paskibraka Nasional Tahun 2022 di Lapangan Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga atau PP PON Cibubur, Jakarta Timur selama 40 hari. 

Dua pelajar Paskibraka perwakilan Provinsi Banten itu adalah Putri Viona dari SMAN 1 Kota Serang dan Isra Mashel Arifin dari SMA Lab School Cirendeu, Kota Tangerang. 

Selain itu, ada dua pelajar Paskibraka yang menjadi cadangan. Yakni, Rifky Fadlan Ramdani dari SMA Nurul Fikri Boarding School, Kabupaten Serang dan Najwa Aulia dari SMAN 12 Ciledug, Kota Tangerang. 

Dalam kesempatan tersebut, tampak hadir menemani para Paskibraka Nasional adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syau­kani, kepala sekolah dan orangtua masing-masing Paskibraka, para pelatih dari Kopassus serta para pendamping. 

Al Muktabar mengaku bangga terhadap prestasi yang diraih oleh anak-anak didik yang akan menjadi tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada HUT RI ke-77 di Istana Negara pada Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2022 nanti. 

Hal ini, lanjutnya, membuktikan bah­wasa­nya siswa kita yang duduk di bangku sekolah tidak hanya menorehkan prestasi pada bidang akademik, tetapi juga pada bidang keahlian lainnya. 

“Karena tidak sembarangan orang bisa menjadi tim pengibar bendera, apalagi pada momen tertentu di istana negara. Oleh karena itu saya ucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anak didik kami, orang tua wali serta Kepala Sekolah dan para pelatih dari Kopassus,” ujar Al Muktabar.

Al juga berharap, momen latihan Pas­kibraka Tingkat Nasional yang akan dijalani nanti diharapkan tidak hanya dilihat sebagai sebuah tahapan proses yang harus dilalui karena akan ada pe­ngibaran bendera. Tetapi jauh dari itu ada makna yang bisa kita terapkan sebagai bekal kita untuk menatap masa depan. 

“Di dalam Paskibraka itu berbagai di­siplin ilmu diajarkan. Dari mulai ke­disiplinan, manajemen waktu, pola hidup sehat, sampai leadership atau ke­pemimpinan,” katanya. 

Oleh karenanya, sistem nilai yang ada itu jika sudah menyatu pada diri ma­sing-masing Paskibraka, maka rege­nerasi kepemimpinan negara kita se­makin me­ningkat dan berkualitas. Sebab karakter­nya sudah terbentuk sejak di bangku se­kolah. Ini menjadi dasar kiprah ke depan untuk Indonesia dan kita tidak akan ragu. 

“Berikan teladan kepada teman-teman di sekolahnya masing-masing, agar banyak siswa yang bisa mengikuti jejak langkah yang sudah dijalani itu,” ucap­nya. 

Terakhir, Al Muktabar berpesan agar para Paskibraka ini menjaga nama baik Pro­vinsi Banten. Torehan tinta emas yang telah diukir oleh para pendahulu kita baik di tingkat nasional maupun internasional agar terus kita jaga sebaik-baiknya, salah satunya dengan ber­pe­rilaku baik dan sopan. 

“Banten mempunyai kiprah dan sejarahnya tersendiri di mata Indonesia maupun dunia. Kita patut bangga akan hal itu, tapi tidak boleh sedikitpun kita som­bong akan hal itu,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dispora Provinsi Banten, Ahmad Syaukani me­nga­takan, kegiatan pelepasan calon Paskibraka Nasional yang berasal dari Provinsi Banten ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Seleksi Tingkat Provinsi dan Tingkat Nasional Tahun 2022 yang telah dilaksanakan pada tang­gal 19 – 22 Mei 2022.

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut Surat Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Nomor : PP.00.00/1.24.1/D-II/I/2022 tanggal 24 Januari 2022 perihal Kegiatan PASKIBRAKA Tingkat Nasional Tahun 2022. 

“Ada tiga tahapan seleksi yang dila­kukan yakni seleksi akademis dengan tim seleksi dari unsur Pemerintah Daerah, Akademisi, Psikologi dan PPI Banten,” kata Oni.

Kemudian seleksi pemeriksaan ke­se­hatan yang terdiri dari tim Biddokkes Polda Banten dan seleksi kesamaptaan jasmani yang terdiri dari tim Korem 064/Maulana Yusuf. Terakhir seleksi keterampilan lapangan dengan tim seleksi yang terdiri dari unsur gabungan TNI/POLRI dan Instruktur dari Provinsi Banten.

“Setelah mengikuti tahapan seleksi ter­sebut, Peserta kemudian terseleksi menjadi 50 peserta menjadi Paskibraka Tingkat Provinsi dan dua peserta menjadi Paskibraka tingkat nasional,” pungkas Oni. (air)