DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Fabio Quartararo Dapat Gelar Ksatria dari Negaranya

post-img

Fabio Quartararo mendapatkan gelar kehormatan dari Prancis atas prestasinya menjadi juara dunia MotoGP. Trofi juara dunia memang tak hanya berarti besar bagi El Diablo seorang.

SUDAH bukan rahasia lagi bagai­ma­na merebut gelar juara du­nia MotoGP ibarat mimpi yang men­jadi nyata bagi Fabio Quartararo. Lebih-lebih, jika melihat kembali ba­gaimana perjuangannya sampai akhirnya menjadi raja balap motor paling prestisius di dunia.

Lahir di Nice, Prancis, Quartararo ke­­cil harus bolak-balik melintasi dua negara untuk bisa mengadu ke­­mampuannya dengan talenta-ta­lenta emas sejak usia dini. Quartararo mulai mencuri perhatian dunia ke­tika menjuarai kejuaraan junior CEV Moto3 (sekarang Junior GP) dua kali secara back to back pada 2013-2014. MotoGP sampai me­nu­runkan batas usia minimal pem­balap Moto3 demi menyambut pem­balap yang “dibaptis” sebagai Titisan Marc Marquez itu pada tahun berikutnya.

Quartararo butuh waktu 7 tahun un­tuk bersinar. Itu karena masalah cedera hingga kehilangan keper­cayaan diri.

Pembalap berjuluk El Diablo itu ham­pir tak bisa dihentikan begitu me­nemukan momentum pada mu­sim lalu. Torehan 10 podium dengan 5 kemenangan menjadi bukti pe­nampilannya yang konsisten se­panjang musim.

Gelar juara dikunci El Diablo ketika finis di posisi keempat pada balapan seri ke-16 MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Misano, Italia. Hari Minggu, 24 Oktober 2021, itu selamanya akan dikenang Quartararo sebagai hari bersejarah dalam hidupnya. Ju­ga, bagi negara asalnya, yaitu Pran­cis. Karena, gelar yang direngkuh Quartararo menjadi gelar pertama pula bagi Prancis di kelas terting­gi MotoGP. 

Menurut Britannica, Prancis meng­gelar balapan pertama yang “sesung­guh­nya” pada 1895 dengan rute Pa­ris-Bordeaux-Paris sepanjang 1.178 kilometer. Kala itu, sejumlah pem­balap motor tercatat sebagai kon­testan di tengah penunggang ken­daraan roda empat yang mendo­minasi kompetisi.

Meski demikian, soal prestasi pada kejuaraan dunia balap motor yang digulirkan pertama kali pada 1949, Prancis tak semujur negara-negara pionir lainnya. Sebelum Quartararo, kategori tertinggi yang dimenangi pembalap Negeri Mode adalah 250 cc atau Moto2 saat ini.

Dilansir dari Motorsport.com, Quartararo mendapatkan gelar kehormatan Legion d’Honneur pada 14 Juli 2022 dengan pang­kat Che­valier atau Ksatria.

Presiden Federasi Balap Motor Pran­­­cis, Sebastien Poirier menyam­but gembira penganugerahan gelar kehormatan kepada Quartararo itu. “Ini adalah sebuah pengakuan di tingkat tertinggi atas performa sang juara dunia kami oleh negara,” katanya, dilansir dari Ouest-France.fr.

Sebelum Quartararo, satu-satunya pembalap motor yang mendapat penghargaan serupa adalah Dany Dieudonne yang meraih kesuksesan di disiplin drag. (BS/don)

#fadhil