DECEMBER 9, 2022
Cilegon

Kebijakan Primkokas Dikritisi

post-img

CILEGON – Kebijakan Primer Koperasi Karyawan Krakatau Steel (Primkokas) memotong uang sim­panan pensiunan PT Krakatau Steel (KS) sekira 35 persen menuai kritik.

Ketua Presidium Front Daulat Pri­bumi Kota Cilegon, Isbatullah Ali­basja menilai kebijakan itu merugi­kan para pensiunan. 

Berdasarkan informasi yang beredar, kebijakan itu tertuang dalam surat pengumuman yang dikeluarkan Primkokas Senin (11/7). Di mana Primkokas mengajukan penawaran pengem­balian uang milik sekitar 200 orang pensiunan nasabah program SIJAKA sebesar 65 persen dari total uang yang disimpan.

Menurut Isbatullah, dengan adanya pemotongan dana pensiun milik pensiunan PT KS di Primkokas sekira 35 persen itu merupakan kebijakan yang tak wajar. 

“Kemarin Primkokas membayarkan ke nasabah sebanyak kurang lebih 200 pensiunan yang mau dipotong 25 persen. Total yang dibayarkan sekitar Rp32 miliar. Sementara itu kewajiban Primkokas terhadap 500-an nasabahnya sebanyak Rp94 miliar,” kata Isbatullah, Jumat (15/7).

Diung­kapkan, dengan adanya pemo­tongan pembayaran dana pen­siun yang disimpan oleh pen­siunan PT KS di Prim­kokas itu otomatis akan meru­gikan nasabah, yang notabene ber­harap memperoleh profit dari in­vestasi yang ditanamkan. “Rupanya manajamen PT KS dan mana­­jemen Primkokas meng­gu­na­kan cara-cara yang licik, dengan cara menawarkan pem­bayaran dengan syarat pemoto­ngan 25 persen dan kini pemotongan naik men­­jadi 35 persen. Mereka men­cip­takan kepanikan di antara para pen­­siunan, hal ini jelas sebuah keza­­liman yang dirancang,” ung­kap­nya. 

Dalam surat bernomor IF.­02.00/­1130/PRIM/VII/2022 yang di­tan­datangani oleh Ketua Umum Prim­kokas, Mohamad Kohir Aman ter­sebut diketahui Manajemen Prim­­kokas menawarkan pengem­balian dana nasabah sebesar 65 persen hingga akhir bulan Juli ini. Nasabah yang berminat, diminta untuk mengisi formulir pengajuan penarikan dana SIJAKA yang sudah disiapkan. (bam/air)