Pelajaran hidup yang didapat Joko (32), nama samaran, setelah rumah tangganya dengan Lina (28), bukan nama sebenarnya, kandas di tengah jalan amatlah berharga.
Gara-gara istri yang tak mau mengerti keadaan suami, kemudian hal itu diketahui oleh ibunya, Lina pun diusir ibu mertua. Astaga.
Joko mengakui, sikap dan tingkah laku mantan istrinya itu memang sudah keterlaluan. Setiap ia hendak membuka usaha jualan di Pasar Kalodran lima tahun lalu, Lina selalu ogah-ogahan dan inginnya di rumah saja atau pergi jalan-jalan.
“Saya kan usahanya dari jualan, kalau enggak jualan mana bisa punya uang,” kata Joko saat curhat kepada Radar Banten di toko kelontongan miliknya di Pasar Kalodran, Rabu (15/9) sore.
Tapi Joko tidak memungkiri, semua itu terjadi memang merupakan salahnya sendiri yang nekat menikahi gadis yang masih terlalu muda, belum punya pikiran dewasa dalam menjalani bahtera rumah tangga. “Saya ketemu sama Lina itu di Pasar, dia dibawa sama pamannya dari Boyolali,” katanya.
Melihat paras Lina yang cantik ditambah lekukan tubuhnya yang seksi, Joko tak bisa menahan hasrat ingin menikahi. Apalagi, saat itu ia punya usaha sendiri yang dimodali orangtua. Toko klontongnya selalu ramai pembeli, penghasilannya juga lumayan.
Maka dari itu, dengan kepercayaan diri tingkat tinggi, Joko mendekati Lina dan berjanji bakal membuatnya hidup bahagia. Paman Lina yang merupakan penjual ketupat keliling pun sangat mendukung jika Joko berminat menikahi keponakannya itu. Maklumlah, Joko memang dikenal anak yang rajin, mau usaha, dan pekerja keras.
Sebenarnya saat itu Lina menolak dan memaksa ingin pulang ke kampung halaman. Tapi Joko terus merayu, menjanjikan dibelikan ini dan itu, bahkan bakal diajak jalan-jalan ke mana pun Lina mau. Sejak itulah Lina mulai bisa menerima Joko, mereka sempat pacaran selama lima bulan.
Setelah sudah sama-sama saling cinta, Joko pun mengajak Lina bertemu ibunya dan meminta untuk menikah bulan depan. Singkat cerita, mereka sah menjadi suami istri dan menjalani hari baru penuh kebahagiaan. Sekarang, Joko tak bakal kesepian lagi, ada Lina di rumah yang menunggu setiap malam.
Awalnya sih tak ada yang aneh dengan rumah tangga mereka, Joko justru makin semangat jualan. Matahari belum terbit, ia sudah membuka toko, bahkan karyawannya saja sampai ketinggalan terus. Hal itu membuat ibundanya yang juga memiliki toko klontong tak jauh dari toko Joko, semakin bangga dan merasa tak salah mendapatkan menantu seperti Lina.
Tapi seminggu kemudian, toko klontong Joko sering tutup. Awalnya sih cuma tutup sehari, sampai tiga hari. Tapi setelah sebulan berumah tangga, tutupnya bisa sampai seminggu dan berkali-kali. Hal itu membuat ibunya penasaran, kenapa Joko jadi malas-malasan begitu.
Ketika didatangi ke rumahnya, ternyata Joko dan Lina baru saja pulang jalan-jalan dari Bandung. Waktu itu sih ibunya masih mengerti, namanya juga pengantin baru, pasti ingin menikmati masa-masa indahnya berbulan madu. Tapi ternyata, seminggu kemudian kejadian itu terulang lagi. “Habis dari Bandung, istri ngajak jalan-jalan lagi ke Bogor, haduh pusing,” keluhnya.
Empat hari mereka tak pulang dan Joko pun tak membuka tokonya. Dua orang karyawannya pun dibuat bingung, ujung-ujungnya mengadu ke ibunda Joko dan meminta supaya bekerja di toko ibu saja, lebih jelas dan jarang libur. Soalnya mereka digaji per hari. “Ibu saya waktu itu nelpon, marah-marah,” katanya.
Keesokan harinya Joko kembali membuka toko dan ditegur ibunya langsung. Tapi, dua hari kemudian Joko datang meminta uang ke ibunya, katanya buat ongkos mengantar istrinya pulang kampung. Mendengar itu, ibunya marah-marah, ia memberi uang satu juta kepada Lina dan diminta jangan balik lagi ke Joko.
Lina yang terpancing emosi pun membentak, keributan tak dapat dihindari. Ia langsung pulang, sedangkan Joko cuma bisa mengantar sampai terminal. Sejak itulah hubungan mereka putus sampai di situ. “Saya bingung, biarinlah, kan gimana pun juga saya harus nurut sama ibu,” pungkasnya.
Sekarang Joko sudah punya istri baru lagi dan dikaruniai satu anak. (drp/air)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
