YOGA: Trainer yoga, Khatryn Lontoh membimbing gerakan-gerakan yoga kepada muridnya di Rumah Yoga, Kawasan BSD City, Kamis (15/9). (Agung SP/Radar Banten)
SERPONG-Yoga saat ini sudah menjadi bagian gaya hidup kaum urban di kota-kota besar. Kebanyakan mereka ikut yoga adalah kaum wanita yang menginginkan tubuh lebih langsing dan kencang.
Orientasi menginginkan tubuh yang ideal inilah yang kemudian banyak dari wanita menekuni yoga. Padahal, lebih dari itu yoga dapat membantu tubuh lebih sehat dan bugar. Bahkan persoalan nyeri pada persendian bisa diatasi dengan rajin yoga seminggu dua kali.
Menurut trainer yoga Khatryn Lontoh, esensi utama dari yoga adalah untuk menyehatkan tubuh. Menurutnya, dengan tubuh yang sehat, segala aktivitas dapat dijalankan. Utama sekali bagi wanita berumur di atas 40 tahun.
“Kalau saya lebih menekankan di sini orientasi yoga yang utama untuk sehat dan bugar. Karena seiring dengan bertambahnya usia maka tubuh kita mengalami degradasi. Dulu masih muda enak aja melangkah, kalau sekarang sering sakit, dengan yoga, akan melatih sendi untuk kembali kuat,” ujarnya di Rumah Yoga, kawasan BSD City, Kamis (15/9).
Menurut Khatryn, yoga sendiri memiliki banyak aliran dan peminatnya pun akan memilih menyesuaikan dengan orientasi mereka.
“Yoga sendiri memang memiliki banyak aliran. Maka disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Tapi yoga pada umumnya adalah untuk melatih pernafasan dan bergerak lebih felksibel,” jelasnya.
Khatryn mengatakan, gerakan yang ia ajarkan pada muridnya sendiri adalah gerakan-gerakan basic, soft dan flow. “Dan ditambah dengan music agar lebih enjoy menghasilkan gerak lebih banyak sehingga menghasilkan keringat lebih banyak,” ujarnya.
Selain itu, ia juga akan melakukan variasi dalam latihan minggu berikutnya melalui gerakan therapeutic. “Gerakan therapeutic ini topik utamanya untuk meredakan nyeri pada tulang belakang. Maka kita akan lakukan gerakan-gerakan pada lengan dab kaki,” ujarnya.
Gerakan therapeutic ini bahkan diadopsi oleh rumah sakit sebagai terapi bagi pasien nyeri sendi. “Murid saya pernah terapi di rumah sakit. Ternyata dia bilang yang diajarkan gerakan yoga therapeutic. Tapi kalau di rumah sakit gerakannya mungkin lebih soft,” ujarnya. (ful/asp)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
