DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Esensi Yoga untuk Tubuh Sehat dan Bugar

post-img

YOGA: Trainer yoga, Khatryn Lontoh membimbing gerakan-gerakan yoga kepada muridnya di Rumah Yoga, Kawasan BSD City, Kamis (15/9). (Agung SP/Radar Banten)

SERPONG-Yoga saat ini su­dah menjadi bagian gaya hidup kaum urban di kota-kota besar. Kebanyakan me­reka ikut yoga adalah kaum wanita yang menginginkan tubuh lebih langsing dan kencang. 

Orientasi menginginkan tu­buh yang ideal inilah yang kemudian banyak dari wanita menekuni yoga. Padahal, lebih dari itu yoga dapat membantu tubuh lebih sehat dan bugar. Bahkan persoalan nyeri pada persendian bisa di­atasi dengan rajin yoga se­minggu dua kali.

Menurut trainer yoga Khatryn Lontoh, esensi utama dari yo­ga adalah untuk me­nye­hat­kan tubuh. Menu­rutnya, de­ngan tubuh yang sehat, se­gala aktivitas dapat dija­lan­kan. Utama sekali bagi wa­nita berumur di atas 40 ta­hun.

“Kalau saya lebih mene­kankan di sini orientasi yoga yang utama untuk sehat dan bugar. Karena seiring dengan ber­tambahnya usia maka tu­buh kita mengalami degra­dasi. Dulu masih muda enak aja melangkah, kalau seka­rang sering sakit, dengan yo­ga, akan melatih sendi untuk kembali kuat,” ujarnya di Rumah Yoga, kawasan BSD City, Kamis (15/9).

Menurut Khatryn, yoga sen­diri memiliki banyak aliran dan peminatnya pun akan memilih menyesuaikan dengan orientasi mereka.

“Yoga sendiri memang me­miliki banyak aliran. Maka di­sesuaikan dengan kebu­tuhan masing-masing. Tapi yoga pada umumnya adalah untuk melatih pernafasan dan bergerak lebih felksibel,” jelasnya.

Khatryn mengatakan, ge­rakan yang ia ajarkan pada mu­ridnya sendiri adalah ge­­rakan-gerakan basic, soft dan flow. “Dan ditambah de­ngan music agar lebih en­joy menghasilkan gerak lebih banyak sehingga mengha­silkan keringat lebih banyak,” ujarnya.

Selain itu, ia juga akan me­lakukan variasi dalam latihan minggu berikutnya melalui ge­rakan therapeutic. “Ge­rakan therapeutic ini topik utamanya untuk meredakan nyeri pada tulang belakang. Maka kita akan lakukan ge­rakan-gerakan pada lengan dab kaki,” ujarnya.

Gerakan therapeutic ini bah­kan diadopsi oleh rumah sakit sebagai terapi bagi pasien nyeri sendi. “Murid saya pernah terapi di rumah sakit. Ternyata dia bilang yang di­ajar­kan gerakan yoga thera­peutic. Tapi kalau di ru­mah sakit ge­ra­kannya mung­­kin lebih soft,” ujarnya. (ful/asp)