DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Petani Didorong Gunakan Pupuk Organik

post-img

LEBAK - Dinas Pertanian (Distan) Ka­bupaten Lebak terus mendorong pe­tani menggunakan pupuk organik. Se­bab, penggunaan pupuk organik da­pat menetralisir keasaman dan mengem­balikan unsur hara pada tanah. Hingga saat ini diperkirakan 70 persen petani di Lebak telah menggunakan pupuk organik.

Kepala Distan Lebak Rahmat Yuniar me­ngatakan, dengan mengandalkan pupuk non organik seperti yang selama ini terjadi, kondisi lahan tanam pada areal persawahan menjadi terganggu, aki­bat banyaknya unsur kimia yang mengendap dalam tanah.

”Kita terus sosialisasikan penggunaan pupuk organik kepada petani. Kami ber­kewajiban untuk terus mendorong pa­ra petani, untuk dapat meningkatkan peng­gunaan pupuk organik dalam memenuhi kebutuhan usaha bertaninya,” kata Rahmat, Kamis (15/9).

Menurutnya, saat ini para petani di Ka­bupaten Lebak dalam mematuhi an­juran penggunaan pupuk organik ini berkembang sangat signifikan, dan diper­kirakan telah mencapai 70 persen petani penggarap padi sawah telah beralih menggunakan pupuk organik.

”Tentu, perkembangan petani meng­gu­nakan pupuk organik ini sangat kita du­kung penuh, mengingat dengan meng­gunaan pupuk organik lahan yang digarap petani akan menjadi baik sebab penggunaan pupuk organik ini dapat menetralisisir keasaman dan dapat mengembalikan unsur hara tanah,” ucapnya.

Dijelaskannya, sebagian besar lahan tanam yang digarap petani di Lebak, me­rupakan lahan sawah tadah hujan, sehingga petani setempat dalam memenuhi kebutuhan air untuk tanaman padi sawahnya masih sangat bergantung, kepada musim penghujan.

“Karena itu, tidak heran pada setiap me­masuki musim tanam petani ini selalu menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca atau kondisi alam,” imbuhnya.

Ia menambahkan, potensi pertanian padi sawah di kabupaten Lebak yang memiliki luas lahan sebesar 47.760 hek­tare sangat berpotensi menjadi lumbung pangan bagi Provinsi Banten. Karena itu guna mendongkrak usaha per­tanian ini, ke depan masalah tek­nologi dalam peng­garapan usaha per­tanian padi sawah ini harus dapat ditingkatkan lagi.

Kepala Bidang (Kabid) Produksi Distan Lebak Deni Iskandar menambahkan, meng­gunakan pupuk organik dengan me­manfaatkan kotoran ternak kerbau, sapi, unggas maupun sampah cukup mudah bagi petani. Apalagi, bahan baku produksi pupuk organik begitu mudah didapati di masyarakat.

“Penggunaan pupuk organik sangat ramah lingkungan juga menyuburkan lahan pertanian,” ujarnya. (nce/tur)