ANGGARAN: Warga melintas di gang Lingkungan Ciwaktu beberapa waktu lalu. Alokasi anggaran untuk pemerintah kelurahan sebesar lima persen dari total APBD Kota Serang tahun 2023 sebesar Rp1,3 triliun.
Saat Ini Baru Lima Persen dari Total APBD
SERANG - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Serang menilai alokasi anggaran untuk pembangunan di pemerintah kelurahan telah memenuhi ketentuan peraturan penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Alokasi anggaran untuk pemerintah kelurahan sebesar lima persen dari total APBD Kota Serang tahun 2023 sebesar Rp1,3 triliun. Ke depan, alokasi pembangunan di kelurahan secara bertahap akan diupayakan bertambah.
“Lima persen dari APBD dialokasikan untuk kelurahan. Sekarang sudah sesuai dengan aturan,” ujar Kepala Bappeda Kota Serang M Ridwan, Senin (16/1).
Kata Ridwan, beberapa program pembangunan yang berada di pemerintah kelurahan, seperti program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan skala lingkungan. Kegiatannya antara lain peningkatan jalan gang dan paving block.
“Kalau dana alokasi khusus (DAK) itu berbeda. Memang pembangunannya berada di kelurahan yang sesuai dengan kebutuhan atau programnya,” katanya.
Sementara itu, Walikota Serang Syafrudin mengatakan, pada APBD 2023 pihaknya baru menetapkan lima persen atau batas minimal alokasi pembangunan di tingkat kelurahan. Ke depan mudah-mudahan bisa ditingkatkan.
“Saya kira, perlu kita pikirkan kaitan anggaran kelurahan, TAPD yang akan membahas, kita sudah sesuai dengan aturan minimal lima persen dari APBD Kota Serang,” katanya. “Kami berharap (setelah kondisi keuangan pascapandemi normal-red) mungkin ke depan mudah-mudahan bisa naik lima persen,” tambah Syafrudin.
Sebelumnya, Forum Silaturahmi Lurah (Forsil) Kota Serang meminta anggaran untuk kelurahan diperbesar sehingga program pembangunan di tingkat kelurahan berjalan maksimal.
Demikian diungkapkan Ketua Forsil Kota Serang Agus Sulaeman usai menggelar Rapat Kerja Tahun 2023 yang dihelat di Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, 14-15 Januari 2023.
Agus mengatakan, kegiatan yang diadakan di Anyar ini diharapkan bisa memberikan masukan kepada pimpinan terkait program dan kegiatan yang dilakukan oleh Pemkot Serang.
“Kami juga berharap ada keberpihakan anggaran terhadap kelurahan yang selama ini masih dirasakan kurang oleh para lurah se-Kota Serang,” ujarnya, Minggu (15/1).
Menurutnya, pemerintah kelurahan merupakan ujung tombak pembangunan. Semua layanan dasar pemerintahan dimulai dari kelurahan melalui RT/RW.
“Berbagai usulan dari masyarakat masuknya melalui kelurahan. Untuk itu, anggaran kelurahan harus menjadi prioritas,” terangnya. (fdr/bie)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
