DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Hoax, Naik Motor Pakai Sendal Jepit Bisa Ditilang

post-img

Sepanjang hari kemarin, topik naik motor dilarang pakai sendal jepit ramai jadi perbincangan warganet. Bahkan viral. Bahwa ada peraturan terbaru dari kepolisian bahwa pengendara motor akan ditilang jika menggunakan sendal jepit. Ternyata berita tersebut hoax.


Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jamal Alam ke­pada wartawan menjelaskan, peng­gunaan sendal jepit saat mengendarai motor tidak akan kena tilang. Sebab, itu bukan merupakan pelanggaran lalu lintas. 

Diberitakan sebelumnya, unggahan ten­tang larangan penggunaan sendal jepit dan adanya penindakan tilang pengendara motor yang menggunakan sandal jepit ramai di media sosial.

Jamal mengatakan, soal larangan peng­gunaan sendal jepit saat berken­dara bersifat sebagai imbauan. Artinya lebih baik dilakukan demi keamanan dan keselamatan berkendara.

Soalnya, penggunaan sepatu saat ber­kendara motor bersifat lebih aman melindungi kaki dari gesekan atau sewaktu terlibat kecelakaan di jalan.

Kita ketahui bersama, naik sepeda motor sangat rentan risiko. Karena tidak ada pelindung terhadap pengendara. “Sehingga kita mengimbau agar berkendara lebih safety,” kata Jamal lagi.

Jamal menyebutkan contoh beberapa per­­lin­dungan agar pengendara sepeda mo­tor tetap aman saat berkendara. Mi­sal­nya, meng­gunakan helm untuk melin­du­ngi ke­­pala, sepatu untuk melindungi kaki, atau menggunakan rompi yang bisa me­man­tulkan cahaya saat berada di si­tuasi berkabut.

“Tidak ada larangan pakai sendal jepit pada saat mengendarai sepeda motor, hanya diimbau agar lebih terlindungi dianjurkan menggunakan sepatu,” tegas Jamal.

Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Firman Shantya­bu­di ju­ga meng­­ingatkan pengendara tidak meng­gunakan alas kaki seadanya seperti sandal jepit saat berkendara.

Hal itu dikarenakan tidak ada perlindungan bagi kaki apabila berkendara menggunakan sendal seadanya.

“Karena kalau sudah pakai motor, kulit itu bersentuhan langsung dengan aspal, ada api, ada bensin, ada kecepatan, makin cepat makin tidak terlindungi kita, itulah fatalitas,” pungkasnya. (asp)