DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Kalah dari PSS Sleman, Permainan Persita Meningkat

post-img

Piala Presiden 2022


Persita Tangerang harus kembali menelan kekalahan pada laga kedua Piala Presiden 2022, kemarin (16/6) sore. Ke­kalahan skuad asuhan Angel Alfredo Vera ini tidak seperti laga pertama kontra PSIS Semarang. Pendekar Cisadane kalah 2-0.

Pada laga Grup A di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Persita tertinggal 1-0 melalui gol Fandi Eko Utomo pada menit ke-45. PSS Sleman menambah keunggulan pada menit akhir pertandingan, menit ke-90+7.

Kekalahan ini menempatkan Persita di da­sar klasemen grup dengan nilai 0. Se­men­tara, PSS Sleman berada di papan atas klasemen dengan nilai 4.

Usai laga, Alfredo Vera mengatakan, pa­da laga kedua melawan PSS Sleman ini permainan anak asuhnya sudah me­nunjukkan peningkatan dibandingkan sebelumnya saat melawan PSIS Semarang. Namun, dia mengakui, skuadnya kurang beruntung. Sebab, Persita yang mulai menemukan ritme permainan, terganjal oleh hujan.

“Pada babak pertama kami bermaian rapi, namun sayang kami masih memiliki titik lemah dan akhirnya tertinggal satu gol. Untuk babak kedua, kami mulai bisa menekan dan mendapatkan peluang mencetak gol namun belum berhasil,” ujarnya.   

Vera gembira karena dalam laga kedua, per­mainan pemain besutannya me­nunjukkan grafik peningkatan. Terutama, da­lam hal koordinasi dan komunikasi. 

Pelatih asal Brasil itu berharap, seiring waktu berjalan, semua pemain bisa padu sehingga permainan terus menunjukkan grafik meningkat.

“Saya optimistis kami akan terus ber­kembang dan solid. Musim ini Persita diisi skuat baru memang butuh waktu untuk memadukan permainan. Oleh ka­rena itu di Piala Presiden ini saya men­coba memaksimalkan kemampuan pe­main,” kata Vera.

Terkait hujan yang sempat menguyur di Stadion Manahan saat laga berlangsung, dia mengakui jika mempengaruhi per­mainan. Namun, kondisi itu dinilai bagus karena ketika Liga 1 berlangsung, saat musim hujan. Dijadikan proses pembe­lajaran pemain agar tahu langkah yang dilakukan jika menghadapi hujan. 

“Pemaian kami nantinya harus siap kondisi apapun, panas atau hujan, saat di liga. Jadi ini bagus untuk pembelajaran kami untuk ke depannya,” jelas mantan pelatih Persipura ini.

Mantan pelatih Persipura itu menam­bahkan, dirinya akan terus meningkatkan performa pemainnya agar permainan semakin bagus. Ia juga melakukan evaluasi, yakni pemaian diminta fokus selama 90 menit.

“Gol yang terjadi akhir babak pertama dan kedua. Ini menjadi catatan kami dan evaluasi laga selanjutnya agar semkin bagus jelang Liga 1,” tutup dia. (apw/pcm/don)


net

DUEL: Irvan Febrianto (kanan) berebut bola dengan pemain PSS Sleman (kiri), kemarin. Persita Tangerang kembali menelan kekalahan.