Piala Presiden 2022
Persita Tangerang harus kembali menelan kekalahan pada laga kedua Piala Presiden 2022, kemarin (16/6) sore. Kekalahan skuad asuhan Angel Alfredo Vera ini tidak seperti laga pertama kontra PSIS Semarang. Pendekar Cisadane kalah 2-0.
Pada laga Grup A di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Persita tertinggal 1-0 melalui gol Fandi Eko Utomo pada menit ke-45. PSS Sleman menambah keunggulan pada menit akhir pertandingan, menit ke-90+7.
Kekalahan ini menempatkan Persita di dasar klasemen grup dengan nilai 0. Sementara, PSS Sleman berada di papan atas klasemen dengan nilai 4.
Usai laga, Alfredo Vera mengatakan, pada laga kedua melawan PSS Sleman ini permainan anak asuhnya sudah menunjukkan peningkatan dibandingkan sebelumnya saat melawan PSIS Semarang. Namun, dia mengakui, skuadnya kurang beruntung. Sebab, Persita yang mulai menemukan ritme permainan, terganjal oleh hujan.
“Pada babak pertama kami bermaian rapi, namun sayang kami masih memiliki titik lemah dan akhirnya tertinggal satu gol. Untuk babak kedua, kami mulai bisa menekan dan mendapatkan peluang mencetak gol namun belum berhasil,” ujarnya.
Vera gembira karena dalam laga kedua, permainan pemain besutannya menunjukkan grafik peningkatan. Terutama, dalam hal koordinasi dan komunikasi.
Pelatih asal Brasil itu berharap, seiring waktu berjalan, semua pemain bisa padu sehingga permainan terus menunjukkan grafik meningkat.
“Saya optimistis kami akan terus berkembang dan solid. Musim ini Persita diisi skuat baru memang butuh waktu untuk memadukan permainan. Oleh karena itu di Piala Presiden ini saya mencoba memaksimalkan kemampuan pemain,” kata Vera.
Terkait hujan yang sempat menguyur di Stadion Manahan saat laga berlangsung, dia mengakui jika mempengaruhi permainan. Namun, kondisi itu dinilai bagus karena ketika Liga 1 berlangsung, saat musim hujan. Dijadikan proses pembelajaran pemain agar tahu langkah yang dilakukan jika menghadapi hujan.
“Pemaian kami nantinya harus siap kondisi apapun, panas atau hujan, saat di liga. Jadi ini bagus untuk pembelajaran kami untuk ke depannya,” jelas mantan pelatih Persipura ini.
Mantan pelatih Persipura itu menambahkan, dirinya akan terus meningkatkan performa pemainnya agar permainan semakin bagus. Ia juga melakukan evaluasi, yakni pemaian diminta fokus selama 90 menit.
“Gol yang terjadi akhir babak pertama dan kedua. Ini menjadi catatan kami dan evaluasi laga selanjutnya agar semkin bagus jelang Liga 1,” tutup dia. (apw/pcm/don)
net
DUEL: Irvan Febrianto (kanan) berebut bola dengan pemain PSS Sleman (kiri), kemarin. Persita Tangerang kembali menelan kekalahan.
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
