DECEMBER 9, 2022
Olahraga

KONI Kabupaten Tangerang Tak Terima Surat Pendaftaran Porprov

post-img

TANGERANG - Pihak KONI Kabupaten Ta­­ngerang kebingungan mengetahui pe­ner­bitan Surat Keputusan (SK) Nomor 56/KONI-BTN/SK-PORPROV/VI/2022 ten­tang Penetapan Kelas Pertandingan Por­prov VI Banten 2022. Pasalnya, induk or­ga­nisasi olahraga di Kabupaten Ta­ngerang ini belum menerima sepucuk surat pun terkait tahapan pelaksanaan pendaftaran Porprov VI Banten 2022.

Oleh karena itu, KONI Kabupaten Ta­nge­rang memilih fokus pada persiapan diri sendiri. Dalam hal ini adalah meng­inventarisir nomor dan kelas yang diper­tan­dingkan di Porprov VI Banten, sesuai SK Nomor 56/KONI-BTN/SK-PORPROV/VI/2022.

“Kita terus menginventarisi nomor dan ke­las yang dipertandingkan, ternyata jum­lahnya menyusut dari nomor dan ke­las yang disampaikan Pengcab, yakni se­jumlah 835. Sementara dari SK nomor dan kelas itu ada 788 atau ada sekitar 47 kelas dan nomor yang hilang,” ucap Setyo Purwanto, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Kabupaten Ta­ngerang.

Pengurangan nomor dan kelas cabor inilah yang akan ditanya kepada 47 Pengcab peserta Porprov dalam rapat koordinasi pa­da pekan depan. Saat rapat nanti, kata Setyo, langkah dan usaha yang dilakukan Pengcab untuk mengembalikan nomor dan kelas pada Porprov VI Banten akan diketahui.

“Kami minta kepada Pengcab untuk me­­­lakukan usaha yang intensif guna me­ngem­balikan nomor dan kelas yang diper­tandingkan pada Porprov nanti. Upaya ini kita lakukan agar sportivitas dan fair play ditegakkan dalam pelaksanaan Por­prov, kita tidak ingin nomor yang memang dipertandingkan di PON malah dihapus tuan rumah karena tuan rumah tidak punya atlet,” ucap Setyo.

Doktor di bidang olahraga itu menam­bah­kan keinginan KONI Kabupaten Ta­ngerang asas pembinaan yang hakiki diterapkan pada Porprov VI Banten. Dalam hal ini, pembinaan bukan lagi mengegolkan no­mor dan kelas yang diikuti atlet usia dini. Tapi, menampilkan atlet yang sudah lama dilatih dalam konsep berjenjang dan berkesinambungan serta punya poten­sial berprestasi.

“Semua harus mengacu pada PON. Ma­sak nomor yang tidak dipertandingkan di PON dimainkan, sementara nomor yang punya potensi medali PON malah di­hilangkan. Ini yang kami mintakan Pengcab untuk bisa mengejar kejelasan soal nomor dan kelas,” tegas Setyo. (apw/don)


rbnn

KENDALA: Staf KONI Kabupaten Tangerang menghadapi kendala dalam tahapan pendaftaran peserta Porprov VI Banten yang mengandalkan pendaftaran online.