DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Cuaca Ekstrem, Waspadai Banjir dan Longsor

post-img

LEBAK - Cuaca ekstrem diperkirakan akan melanda wilayah Kabupaten Lebak da­lam sepekan ke depan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana alam, seperti tanah longsor, banjir, dan ge­lom­bang tinggi.

“Berdasarkan prakiraan cuaca dari Ba­dan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), saat ini telah memasuki musim penghujan. Sepekan ke depan diperkirakan cuaca ekstrem akan terjadi. Karena itu war­ga yang tinggal di daerah rawan ben­cana seperti perbukitan dan bantaran su­ngai untuk senantiasa meningkatkan ke­waspadaan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Feby Rizky Pratama kepada Radar Banten, Jumat (16/9).

Menurutnya, bencana alam, seperti banjir dan longsor merupakan musibah yang datang tidak terduga. Akan tetapi, jika diantisipasi sejak dini, resiko dan dampak dari bencana itu pun dapat diminimalisir.

“Saat ini, sebagian wilayah Lebak cen­derung mengalami cuaca ekstrem, mulai da­ri hujan ringan sampai deras disertai petir. Karena itu, warga yang tinggal di perbukitan dan aliran sungai untuk waspada bencana longsor dan banjir,” ujarnya.

Dia juga meminta semua elemen ma­syarakat untuk mengantisipasi bencana yang terjadi, seperti banjir maupun tanah longsor. Apalagi, sebagian besar wilayah Lebak dinyatakan daerah rawan bencana. 

“Memang kita tidak bisa mencegah yang namanya bencana alam. Tetapi, jika kita memiliki komitmen mengan­ti­sifasinya. Caranya, dengan menjaga ke­les­tarian lingkungan. Maka dampak yang besar dari bencana itu dapat diminimalisir,” ungkapnya

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Lebak Ajis Suhendi mengatakan, di Lebak ber­potensi terjadinya musibah banjir dan tanah longsor, seiring tingginya in­tensitas curah hujan.

“Hampir setiap tahun musibah tanah longsor dan banjir terjadi dan memakan korban jiwa. Supaya korban jiwa dapat diminimalisr maka semua elemen warga harus senantiasa waspada, khususnya warga yang tinggal di daerah rawan ben­cana,” harapnya. (nce/tur)