Melalui Yoga Melatih Kesabaran, Menyelaraskan Tubuh, Pikiran dan Pernafasan
- by Redaksi
- Sep 17,2022
Pada umumnya semua olahraga melatih fisik dan otot agar tetap sehat dan bugar. Tapi yoga melengkapi semuanya. Tak hanya sekedar melatih fisik, lebih dari itu yoga juga melatih kesabaran, menyelaraskan tubuh, pikiran dan pernafasan.
Menurut Imel, pelatih yoga asal Semarang, gerakan-gerakan yoga yang lebih lamban, sunyi dan fokus, memainkan peranan penting dalam melatih kesabaran dan pikiran.
”Kalau olahraga lain lebih ke fisik dan kompetisi. Kamu harus menang, kamu harus dapet juara ini. Kalau yoga gak cuma fisik, ternyata melatih kita untuk lebih fokus kepada diri kita. Mencoba lebih baik lagi, lebih baik lagi,” ujarnya dalam channel YouTube Ngaji Roso yang tayang Jumat, 16 September 2022.
Lebih jauh Imel mengatakan, orang yang rutin yoga akan merasakan dampak yang luar biasa pada tubuh.
”Tentu ada perbedaan sebelum dan sesudah yoga. Dari bentuk fisik jauh lebih proporsional, lebih fleksibel bergerak dan ketika makan berlebih akan terasa gerakan yoganya akan lebuh sulit, disitu ada niat untuk berhenti makan banyak. Secara otomatis menjaga makanan,” ujarnya.
Menurutnya, yoga berbicara tentang tubuh, pikiran dan pernafasan yang diharapkan dapat selaras. ”Yoga artinya penyatuan. Yang disatukan adalah tubuh, pikiran dan nafas terkoneksi dengan baik. Contoh misal kita sedang stres. Orang stres tentu ada kekakuan pada tubuhnya. Nafasnya tidak teratur dan pikirannya kemana-mana. Dengan yoga dilakukan gerakan-gerakan mereleksasikan dengan kekakuan di area kepala dan gerakan peregangan membantu merelaksasikan otot-otot,” jelasnya.
Natalia pelatih yoga lainnya, menuturkan, napas juga dapat dilatih dengan teknik pranayama, sementara untuk membantu fokus, dilatih dengan teknik dristi atau gesing dengan cara melihat satu objek tanpa berkedip. ”Contoh penyatuannya itu, seperti itu,” ujarnya.
Menurut Natalia yoga juga memiliki pengaruh yang besar terhadap tubuh. Ia sendiri merasakan manfaat setelah mengenal yoga dan menjadi pelatih yoga.
”Saya dulu postur tubuh belakang saya melengkung dan kaki X. Lalu dari segi mental masih kacau, emosinya masih tinggi, egonya masih tinggi. Setelah mengikuti yoga, saya merasakan lama-lama ada perbaikan baik dari segi fisik dan mental,” jelasnya. (ful)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
