RUSAK: Rumah warga rusak diterjang angin puting beliung di Sinarjaya, Kecamatan Sobang, kemarin. (Dok BPBD Lebak)
LEBAK – Sebanyak 17 rumah di dua desa di Kecamatan Sobang rusak diterjang angin puting beliung pada Kamis (15/9) sekira pukul 16.15 WIB. Tidak ada korban dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, 17 rumah yang rusak diterjang angin puting beliung berada di Desa Hariang dan Sinarjaya, Kecamatan Sobang. Dengan rincian, 6 unit rumah rusak di Cidikit, Desa Hariang, dan 11 rumah rusak di Kampung Cikalo, Desa Sinarjaya.
“Ya benar, kemarin kita mendapatkan laporan bencana angin puting beliung di Kecamatan Sobang. Berdasakan hasil peninjauan di lapangan ada 17 rumah rusak ringan akibat bencana tersebut,” kata Sulaeman, relawan BPBD Kecamatan Sobang, Jumat (16/9).
Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Warga terdampak bencana langsung melakukan perbaikan atap rumahnya yang rusak agar bisa ditempati.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Kita juga akan mengirimkan bantuan kebencanaan kepada warga terdampak angin puting beliung,” ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Lebak Feby Rizki Pratama mengungkapkan Kecamatan Sobang sendiri masuk ke dalam daerah rawan angin puting beliung bersama 12 kecamatan lainnya di Lebak. Adapaun kecamatan lain yang rawan bencana angin puting beliung, yakni Kecamatan Cimarga, Leuwidamar, Rangkasbitung, Maja, Curugbitung, Muncang, Wanasalam, Cibadak, Gunungkencana, Cibeber, Panggarangan, dan Bayah.
“Daerah tersebut merupakan jalur angin yang rawan terjadinya angin kencang atau puting beliung,” terangnya.
Selain puting beliung, kata Feby, di musim pancaroba ini bencana hidrometeorologi harus diwaspadai, seperti tanah longsor dan banjir. Apalagi Lebak dikategorikan sebagai zona merah rawan longsor. Karena ada 14 kecamatan rawan longsor yang tersebar di setiap kecamatan di Lebak. Adapun 14 kecamatan itu, yakni Kecamatan Bayah, Sobang, Lebakgedong. Cigemblong, Bojongmanik, Cibeber, Muncang, Gunungkencana, Cipanas, Cileles, Cimarga, Cikulur, Leuwidamar, dan Cilograng.
Untuk itu, dirinya mengingatkan kepada warga agar mewaspadai terjadinya potensi kedua bencana tersebut. Tentunya, dengan tetap berada di dalam rumah dan menghindari pohon besar saat terjadi angin kencang. Warga juga diimbau agar melakukan perawatan saluran irigasi untuk mencegah banjir.
“Kita imbau warga agar senantiasa melakukan pencegahan terjadinya bencana dengan cara merawat lingkungan sekitar dan juga memangkas ranting pohon yang berpotensi tumbang dihempas angin kencang,” pungkasnya.(mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
- TRAVELISTA
