DECEMBER 9, 2022
Utama

Tingkatkan Kemampuan Relawan dan Lengkapi Sarana Prasarana

post-img

DARI KIRI: Wakil Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat PMI Muhammad Mu’as, Ketua PMI Banten Ratu Tatu Chasanah, dan Pejabat Pemprov Banten pada Musyawarah Provinsi PMI Banten di Hotel Ultima Ratu, Jumat (16/9).(ROZAK/RADAR BANTEN)


Tatu Kembali Pimpin PMI Banten


Ratu Tatu Chasanah berjanji akan meningkatkan kapasitas relawan dan melengkapi sarana dan prasarana Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten. Dua hal tersebut perlu dilakukan agar tugas penanganan kebencanaan dan kemanusiaan, serta penyelenggaraan donor darah berjalan lancar. 


Hal itu disampaikan Tatu usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PMI Pro­vinsi Banten pada Musyawarah Pro­vinsi V di Hotel Ultima Ratu, Kota Se­rang, Jumat (16/9). Bupati Serang ini mendapat dukungan penuh dari delapan kabupaten kota dan satu Pengurus Pusat PMI. Dengan begitu, Bupati Serang ini untuk kali ketiganya me­mimpin PMI Provinsi Banten. 

“Saya diberi amanat oleh delapan ka­bupaten kota dan satu suara dari pe­ngurus pusat,” katanya.

Menurut Tatu, amanat ini merupakan modal kebersamaan PMI se-Provinsi Banten. Karena modal utama organisasi kemanusiaan hanyalah kebersamaan antar pengurus. “Karena ini organisasi non profit, jadi modalnya ya keber­sa­maan,” ujarnya.

Pada periode ketiga ini Tatu mengaku akan menjalankan tugas dan fungsi PMI dalam membantu pemerintah se­suai dengan amanat Undang-undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalang­merahan. Yakni penanganan keben­ca­naan dan kemanusiaan serta penye­leng­garaan donor darah. “Dua urusan ini menjadi fokus kita ke depan untuk membantu tugas-tugas pemerintah,” ujarnya.

Untuk menjalankan dua tugas, itu pihaknya akan meningkatkan kapasitas relawan dan melengkapi sarana dan prasarananya. “Sehingga fungsi PMI di masyarakat dapat terus dirasakan,” ucapnya.

Wakil Ketua Bidang Organisasi Pe­ngurus PMI Pusat Muhammad Mu’as me­ngatakan, selama kepemimpinan Tatu, PMI Banten menjadi salah satu ter­baik di Indonesia. “Banten ini selalu men­jadi kekuatan PMI,” katanya.

Ia mengatakan, PMI Banten selalu ikut andil dalam urusan kemanusiaan, ke­bencanaan, dan kedaruratan. Ke­mu­dian juga markas PMI Banten menjadi yang terbaik di Indonesia. “Mar­kasnya punya tempat lahan yang luas, ada pusat pendidikan dan pelatih­an, dan fasilitas lainnya,” katanya.

Karena itu, ia menilai kiprah PMI Ban­ten tinggal dilanjutkan saja. “Untuk melanjutkan ini sulit kalau kita cari orang baru, jadi biar bu Tatu saja yang me­lanjutkan yang benar-benar sudah pe­ngalaman,” pungkasnya. (jek/nda)