DARI KIRI: Wakil Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat PMI Muhammad Mu’as, Ketua PMI Banten Ratu Tatu Chasanah, dan Pejabat Pemprov Banten pada Musyawarah Provinsi PMI Banten di Hotel Ultima Ratu, Jumat (16/9).(ROZAK/RADAR BANTEN)
Tatu Kembali Pimpin PMI Banten
Ratu Tatu Chasanah berjanji akan meningkatkan kapasitas relawan dan melengkapi sarana dan prasarana Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten. Dua hal tersebut perlu dilakukan agar tugas penanganan kebencanaan dan kemanusiaan, serta penyelenggaraan donor darah berjalan lancar.
Hal itu disampaikan Tatu usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PMI Provinsi Banten pada Musyawarah Provinsi V di Hotel Ultima Ratu, Kota Serang, Jumat (16/9). Bupati Serang ini mendapat dukungan penuh dari delapan kabupaten kota dan satu Pengurus Pusat PMI. Dengan begitu, Bupati Serang ini untuk kali ketiganya memimpin PMI Provinsi Banten.
“Saya diberi amanat oleh delapan kabupaten kota dan satu suara dari pengurus pusat,” katanya.
Menurut Tatu, amanat ini merupakan modal kebersamaan PMI se-Provinsi Banten. Karena modal utama organisasi kemanusiaan hanyalah kebersamaan antar pengurus. “Karena ini organisasi non profit, jadi modalnya ya kebersamaan,” ujarnya.
Pada periode ketiga ini Tatu mengaku akan menjalankan tugas dan fungsi PMI dalam membantu pemerintah sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. Yakni penanganan kebencanaan dan kemanusiaan serta penyelenggaraan donor darah. “Dua urusan ini menjadi fokus kita ke depan untuk membantu tugas-tugas pemerintah,” ujarnya.
Untuk menjalankan dua tugas, itu pihaknya akan meningkatkan kapasitas relawan dan melengkapi sarana dan prasarananya. “Sehingga fungsi PMI di masyarakat dapat terus dirasakan,” ucapnya.
Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengurus PMI Pusat Muhammad Mu’as mengatakan, selama kepemimpinan Tatu, PMI Banten menjadi salah satu terbaik di Indonesia. “Banten ini selalu menjadi kekuatan PMI,” katanya.
Ia mengatakan, PMI Banten selalu ikut andil dalam urusan kemanusiaan, kebencanaan, dan kedaruratan. Kemudian juga markas PMI Banten menjadi yang terbaik di Indonesia. “Markasnya punya tempat lahan yang luas, ada pusat pendidikan dan pelatihan, dan fasilitas lainnya,” katanya.
Karena itu, ia menilai kiprah PMI Banten tinggal dilanjutkan saja. “Untuk melanjutkan ini sulit kalau kita cari orang baru, jadi biar bu Tatu saja yang melanjutkan yang benar-benar sudah pengalaman,” pungkasnya. (jek/nda)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
