DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

290 Jemaah Diberangkatkan ke Asrama Haji

post-img

LEBAK - Sebanyak 290 jemaah haji asal Ka­bupaten Lebak diberangkatkan ke asrama haji Pondok Gede, Jakarta. Keberangkatan ra­tusan jemaah haji diiringi isak tangis ke­luarga yang mengantarkan ke Pendopo Bupati Lebak.

Pantauan Radar Banten di lokasi, ribuan ke­luarga jemaah haji dari 28 kecamatan me­madati Alun-alun Rangkasbitung. Bahkan, lalu lintas di jalan protokol di Rangkasbitung tersendat akibat padatnya kendaraan rombo­ngan pengantar jemaah haji. 

Satlantas Polres Lebak bersama Dinas Perhu­bungan (Dishub) bekerja ekstra me­ngatur lalu lintas di Jalan Iko Djatmiko, Jalan Multatuli, Jalan RM Nataatmaja, dan Jalan RT Hardiwinangun. Bahkan, Jalan Abdi Negara ditutup total untuk mengan­tisipasi kesemrawutan kendaraan di lokasi tersebut.

Para jemaah haji asal Lebak dilepas Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Ke­sejahteraan Rakyat Alkadri. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Lebak Badrusalam dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Lebak dan Kemenag Lebak.

Asda I Setda Lebak Alkadri berpesan kepada para jemaah haji untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Tidak hanya itu, para jemaah harus saling menjaga dan peduli terhadap jemaah lainnya. 

“Kami hanya berpesan agar Bapak dan Ibu untuk menjaga kesehatan saat menu­naikan ibadah haji. Jangan sombong, apalagi di­masa pandemi ini kasus Covid-19 me­ningkat lagi,” ungkap Alkadri kepada war­tawan, kemarin.

Selanjutnya, Ia juga meminta kepada para pendamping untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para jemaah haji. Pendam­ping diminta untuk tidak cuek dan mende­ngarkan semua keluhan dari para jemaah.

“Pendamping harus melayani, dengarkan semua keluhan para jemaah. Jika ada jemaah yang mengeluh sakit, harus segera ditin­dak­lanjuti. Jangan diabaikan,” harapnya.

Musyaropah, keluarga jemaah haji mengaku tidak kuat menahan sedih karena harus ber­pisah untuk sementara dengan ibunya yang berangkat ke tanah suci untuk me­nunaikan ibadah haji. “Seneng sekaligus sedih Pak, karena harus pisah dulu sama ibu,” ujarnya.

Ia mengatakan, ibunya sudah menantikan agar bisa pergi ke tanah suci. Dia mendaftar haji pada 2012 lalu dan kini penantian ibunya bisa terbayarkan.

“Ibu itu sudah nunggu lama. Ia nabung sedikit demi sedikit dan alhamdulillah tahun ini bisa berangkat. Semoga selalu diberikan ke­selamatan dan kesehatan selama di Mak­kah,” harapnya.(mg-02/tur)


Yusuf Permana/Radar Banten

BERPELUKAN: Jemaah haji asal Lebak berpelukan dengan keluarga sebelum diberangkatkan ke Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, kemarin.