Presiden Jokowi Kunjungi Pasar Baros Serang
SERANG-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Pasar Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Jumat (17/6). Jokowi meninjau harga minyak goreng di pasaran.
Jokowi tiba di Pasar Baros sekira pukul 07.56 WIB. Jokowi datang dengan pengawalan yang ketat hingga arus lalu lintas ditutup sementara.
Kedatangan Jokowi untuk menantau harga sembako terutama minyak goreng di pasar tradisional. Selain itu juga untuk menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat.
Saat pertama kali datang, Jokowi menyapa warga penerima bantuan program keluarga harapan (PKH). “Assalamualaikum, pagi semuanya?,” kata Jokowi.
Sebelum berbincang-bincang dengan warga, Jokowi terlebih dahulu memperkenalkan pejabat yang mendampinginya. Mulai dari Menteri Sosial Tri Rismaharini, Penjabat Gubernur Banten Almuktabar hingga Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.
“Ini Mensos Bu Risma, kalau ini Pj Gubernur Almuktabar, yang ini Bu Tatu Bupati Serang,” ujarnya.
Jokowi kemudian berbincang-bincang dengan warga. “Sudah terima semuanya? Ini isinya Rp1.200.000, buat minyak goreng Rp300 ribu, jadi semuanya Rp1,5 juta,” ujarnya.
Orang nomor satu di Indonesia itu kemudian berkelakar kepada warga. “Masih kurang? Ini buat beli handphone yah, buat beli baju baru,” katanya.
Namun, Jokowi meluruskan penggunaan bantuan tersebut. “Jangan! Uang yang Rp1,2 juta ini sebaiknya digunakan untuk tambahan modal usaha, kalau yang Rp300 ribu itu untuk beli minyak goreng,” ujarnya.
Setelah menyalurkan bantuan, Jokowi kemudian meninjau Pasar Baros. Ia memastikan bahwa harga sembako terutama minyak goreng masih stabil.
“Saya ke pasar ini untuk mengecek harga minyak goreng curah, saya lihat harga sudah baik, sudah Rp 14 ribu, di pasar tradisional provinsi lain juga akan ditinjau,” katanya.
Setelah meninjau Pasar Baros, Jokowi melanjutkan kunjungannya meninjau Bendungan Sindangheula.
Sementara itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi penerima manfaat PKH. Berupa bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng, bantuan Atensi, dan bantuan modal kerja (BMK).
Ia mengatakan, penerima BLT minyak goreng di Provinsi Banten sebanyak 539.322 orang. Di Kabupaten Serang sebanyak 67.941 penerima manfaat.
Bantuan PKH Provinsi Banten untuk penyaluran tahap ll sebanyak 288.162 KPM dengan nilai total Rp204,486 miliar. “Adapun di Kabupaten Serang tercatat sebanyak 46.198 KPM dengan nilai bantuan Rp33,786 miliar,” katanya.
Bantuan Atensi dari Kemensos diserahkan senilai Rp99.465.000 untuk 10 KPM.
“Melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno, kami juga menyerahkan 2 unit motor roda 3 kepada penyandang disabilitas,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengucapkan terima kasih atas kunjungan Presiden Joko Widodo di Pasar Baros. “Kami berterima kasih atas kunjungan Presiden di Pasar Baros ini,” ujarnya.
Tatu berharap, bantuan dari Presiden seperti PKH, modal kerja dan lainya menjadi motivasi bagi masyarakat. ”Semangat bagi pedagang untuk terus berusaha, berkembang dan tumbuh,” ucapnya.
Di samping itu, Tatu juga menyampaikan kondisi Pasar Baros yang perlu direvitalisasi kepada Presiden Jokowi. Ia berharap pemerintah pusat dapat membantunya karena Pemkab Serang keterbatasan anggaran. (jek/alt)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
