TANGERANG SELATAN - Stasiun Pondokranji selesai ditata ulang. Peresmian wajah baru stasiun ini dilakukan Walikota Tangsel Benyamin Davnie bersama Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN RI Erick Tohir pada Kamis (16/6).
Benyamin Davnie mengatakan, proyek penataan Stasiun Pondokranji dilakukan atas kerjasama BUMN PT KAI dengan pengembang swasta Kota Tangsel.
Kini, menurutnya Stasiun Pondokranji menjadi semakin nyaman dan semakin mudah diakses oleh masyarakat Kota Tangsel dan sekitarnya yang menggunakan jasa angkutan massal KRL Jabodetabek.
“Dulu Stasiun Pondokranji berada di tengah jalan yang sempit. Menjadi sumber kemacetan dan membuat banyak masyarakat merasa tidak aman, sekarang kita memiliki wajah baru yang lebih baik dan nyaman,” ujar Benyamin, Jumat, (17/6).
Benyamin menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah melakukan penataan Stasiun Pondokranji karena fungsinya sangat strategis bagi masyarakat Tangsel dan sekitarnya.
“Penataan stasiun ini akan sangat mendukung kelancaran pergerakan masyarakat Tangsel yang mayoritasnya melakukan aktivitas sehari-hari menuju ke Jakarta,” ujar Benyamin.
Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengatakan, sebelumnya suasana didalam Stasiun Pondokranji kurang nyaman karena sempit dan diperparah oleh kemacetan. Namun setelah dikembangkamn, saat ini sekarang sudah lebih baik karena dilengkapi juga dengan integrasi antarmoda.
“Sehingga masyarakat semakin mudah mengaksesnya. Kami apresiasi kolaborasi yang dilakukan BUMN dan swasta ini,” ujar Sumadi.
Dia menambahkan, pemerintah terus mendorong kolaborasi pihak swasta untuk turut serta mengembangkan fasilitas angkutan massal dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Konsep yang menghubungkan kawasan permukiman dengan simpul transportasi yang memiliki fasilitas yang lengkap, menjadi pusat kegiatan masyarakat, dan juga memiliki integrasi antarmoda yang baik.
“Melalui pendanaan kreatif, kita ajak swasta, seperti di sini ada Jaya Property, di tempat lain ada BSD, dan swasta lainnya kami juga ajak, silahkan usulkan. Sehingga diharapkan titik-titik TOD bisa dikembangkan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” tutur Sumadi.
Lebih lanjut dia juga menyatakan sangat terbuka atas berbagai saran dan masukan dari para komunitas seperti: komunitas pecinta kereta api, penyandang disabilitas, dan komunitas lainnya, dalam upaya melakukan peningkatan layanan angkutan massal seperti KRL.
Sementara Menteri BUMN RI Erick Thohir menjelaskan, dalam rangka mengurangi kemacetan, pemerintah berupaya untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, dengan meningkatkan layanan angkutan massal. Pembangunan suatu kawasan permukiman di perkotaan seharusnya dekat dengan fasilitas pelayanan publik seperti angkutan massal KRL agar semakin mudah diakses.
“Saat ini kami sudah bangun empat titik TOD. Kami terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak swasta untuk meningkatkan fasilitas angkutan massal secara menyeluruh,” tandasnya. (ful)
RBNN
RAMPUNG PENATAAN: Walikota Tangsel Benyamin Davnie bersama Menhub Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Erick Tohir mencoba mengakses pintu masuk di Stasiun Kereta Api Pondok Ranji.
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
