DECEMBER 9, 2022
Love Story - Inspirasi

Suami Manja, Udahan Ajalah

post-img

Malang betul nasib Surti (30) nama samaran, mendapat suami yang terbiasa hidup dimanja, sebut saja Udin (31), Surti merasa tersiksa karena suaminya tak mau bekerja dan terus memanfaatkan uang orangtua. Merasa tak bahagia, Tuti putuskan pisah. Astaga.


Ditemui Radar Banten di Kecamatan Kragilan, Jumat (17/6), Surti siang itu sedang menunggu ibunya belanja. Ketika diajak mengobrol, Tuti menanggapi dan mengajak mengobrol. 

Awal pertemuan Surti dan Udin bermula saat masa kuliah, mereka menjalin hubungan selama satu semester sebelum akhirnya memutuskan untuk melanggeng ke jenjang pernikahan.

Rumah tangga yang awalnya Surti sangka akan berlangsung penuh bahagia karena Udin anak orang kaya, eh ternyata malah menderita.

 “Memang sih semua kebutuhan terpenuhi, tapi kalau hasil minta dari orangtua, saya mah enggak bangga dan malah malu,” keluh Surti.

Sebelum jauh bercerita soal perceraian, Surti mengungkapkan bagaimana kehidupan Udin dahulu sebelum menikah. Bak seorang raja, dulu Udin mau apa saja tinggal tunjuk sana tunjuk sini dengan sedikit kata. Namun, seiring waktu, nasib tampaknya berkata lain. Nasib baik tidak berpihak pada Udin dan keluarganya pasca ditinggalkan bapaknya yang meninggal karena sakit. Ekonomi pria bertubuh kekar berwajah hitam manis itu mulai terpuruk.

“Bapaknya Udin tuh tadinya pengusaha sukses, meskipun hanya dagang di pasar. Tapi, dari nafkahnya itu, dia bisa hidup bermewah-mewahan. Tiap hari kerjaannya foya-foya,” Ungkap Surti. Dasar ya, anak manja.

Udin adalah anak kedua dari lima bersaudara. Dari nafkah bapaknya itu, mereka bisa tinggal di rumah mewah dan bertingkat. Semua saudara, termasuk Udin, masing-masing difasilitasi kendaraan roda dua dan empat.

Uang jajan yang diberikan orangtua juga lebih dari cukup. Lantaran itu, dulu Udin menganggap enteng dengan status anak kuliahnya. Seolah hanya formalitas semata sehingga Udin tak pernah bersungguh-sungguh mengikuti proses pembelajaran.

Sampai akhirnya, di pertengahan semester dia terkena drop out (DO) dari kampus. Namun, situasi itu tidak membuat Udin panik yang memang hidupnya sudah ketergantungan kepada orangtua. Sejak kena DO, ulah Udin semakin menjadi-jadi. Udin jadi sering main ke klub malam, mabuk-mabukan, sampai doyan main perempuan dari uang hasil keringat bapaknya. 

Menyadari sikap dan perilaku Udin yang mulai tidak karuan, orangtuanya menjodohkannya dengan seorang gadis yang tak lain anak dari teman seprofesi orangtuanya. Wanita itu ialah Surti.

“Masa setiap hari kerjanya tidur, makan, malemnya keluar nongkrong, siapa yang enggak setres punya suami kayak gitu,” keluhnya.

Rumah tangga mereka pun cuma bertahan enam bulan, Surti tak tahan dan minta cerai. Ya ampun, semoga cepat dapat suami lagi ya Teh. Amin. (drp)