DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Tangis Yeremia, Cedera Ketika Akan Menang

post-img

Perempat final Indonesia Open 2022 berakhir dengan tragis bagi pasangan ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Mereka menelan kekalahan pahit saat bersua jawara Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik,

di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (17/6).

Pramudya/Yeremia kalah karena Yeremia mengalami cedera ketika sudah ung­gul 20-18 pada gim ketiga. Cedera lutut dialami Yeremia ketika berusaha menghalau pengembalian lawan. 

Yeremia langsung ambruk begitu me­ra­sakan masalah pada lutut kirinya. Pramudya/Yeremia akhirnya kalah dengan skor 21-14, 12-21, 20-22.

Pramudya/Yeremia sebenarnya tampil spartan sejak gim pertama. Juara Asia ganda putra tersebut membuka penampilan mereka dengan baik ketika mampu unggul tiga angka pada 7-4.

Chia/Soh yang mengusung misi balas dendam atas kekalahan di final Kejuaraan Asia 2022 terus menekan. Chia/Soh sempat balik memimpin saat skor 12-11 atas Pramudya/Yeremia.

Namun, gempuran-gempuran yang dila­kukan Chia/Soh berbalik. Pramudya/Yeremia tancap gas. Meninggalkan per­olehan poin Chia/Soh hingga lima angka pada 17-12. Pramudya/Yeremia akhirnya meram­pungkan gim kesatu dengan skor 21-14.

Pada gim kedua Chia/Soh mampu me­ngawali laga dengan cukup baik, setelah berhasil unggul lebih dulu dengan skor 4-1. Serangan intens Pramudya/Yeremia mampu diredam. Chia/Soh unggul jelang interval dengan skor 10-7.

Pramudya/Yeremia sempat menyamakan kedudukan saat skor 10-10, tapi selanjutnya terlihat mengendurkan perlawanan. Poin Chia/Soh menjauh dengan cepat, hingga men­catatkan match point dengan gap de­lapan angka, 20-12.

Angka 12 yang diraih Pramudya/Yeremia dikunci hingga gim kedua berakhir.

Pada gim penentuan, Pramudya/Yeremia me­nerapkan permainan menyerang. Pramudya/Yeremia berupaya tidak mem­berikan kesempatan bagi Chia/Soh mengembangkan permainan.

Pramudya/Yeremia memimpin pada interval gim penentuan dengan skor 11-6.

Chia/Soh terus berupaya untuk mengejar. Namun, mereka banyak melakukan kesala­han. Pasangan Indonesia tetap unggul hing­ga skor dua angka 19-17.

Smes-smes keras bertubi-tubi yang di­lan­carkan Pramudya/Yeremia membuat pa­sangan Indonesia makin dekat dengan kemenangan.

Sayangnya, ketika hanya butuh satu poin untuk menang, cedera lutut kiri di­alami Yeremia saat menapak dengan posisi tidak sempurna pada reli berikutnya. Yeremia mengerang kesakitan. 

Tim medis sudah mencoba memberi perawatan, tapi pemain asal Jakarta itu tak mampu bermain dengan normal.

Sambil menahan sakit Yeremia, yang hampir tidak bisa berjalan, mengawal area depan sembari berharap Pram mampu menahan gempuran lawan.

Chia/Soh yang merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo terlalu susah dilawan dengan setengah kekuatan. Bahkan empat poin terakhir Chia/Soh di­da­pat tanpa mengarahkan bola ke arah Yeremia yang kesulitan untuk bergerak.Tangis Yeremia pun pecah ketika lawan memenangkan laga. Simpati ditunjukkan Chia/Soh dengan menghibur Yeremia. (BS.don)


net

CEDERA: Petugas kesehatan membawa Yeremia yang menangis dengan kursi roda usai kalah dari ganda putra Malaysia di Indonesia Open 2022, Istora Senayan, Jumat (17/6).