DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Bayi Baru Lahir Dibuang di Pantai

post-img

PANDEGLANG - Bayi tanpa identitas dibuang di pantai di Kampung Saung­jangkung, Desa Panimbangjaya, Kecamatan Panimbang, Sabtu (16/7). Kejadian tersebut menggegerkan masyarakat setempat.

Saksi mata Abdul (37) mengaku, pertama kali menemukan bayi tersebut ketika akan mencari kerang di sekitar pantai Saungjangkung. "Waktu itu pagi saya biasa nyari kerang. Tapi, pas di Pantai Saungjangkung waktu nyari-nyari kerang, saya lihat mayat bayi," katanya ketika dihubungi Radar Banten, kemarin. 

Untuk itu, dia langsung melaporkan penemuan mayat bayi tersebut kepada pihak desa agar bisa segera ditindaklanjuti. Setelah itu, anggota polisi dari Polsek Panimbang turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

"Petugas dari Polsek Panimbang langsung ke lokasi dan membawa mayat bayi untuk kepentingan penyelidikan,” ujarnya.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Panimbang IPDA Komarudin mem­benarkan adanya penemuan jasad bayi di Pantai Saungjangkung. Kata dia, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi bayi tersebut ke puskesmas.

"Mayat bayi laki-laki tanpa busana dan masih menempel tali pusar dalam keadaan utuh, panjang badan 4,9 sentimeter dan berat 3,5 kilogram. Pada saat itu diketahui oleh salah satu orang yang berniat mencari kerang," terangnya. 

Komarudin mengaku, belum menemukan bukti atau motif dari pembuangan bayi tersebut. Untuk sementara, jasad bayi tersebut akan dioutopsi terlebih dahulu.

"Petugas sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi. Saat ini, jasad bayi sudah dibawa oleh tim identifikasi Polres Pandeglang ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah untuk dilakukan outopsi," katanya. 

Dari hasil olah TKP belum ditemukan adanya alat bukti yang dicurigai untuk bisa mengarah terhadap pelaku pem­buangan bayi. Namun, dia menduga bayi laki-laki itu dibuang di bawah jembatan Saungjangkung. "Sepertinya itu dibuang di sungai kolong jembatan. Kalau di jalan raya bisa saja pelakunya orang luar Panimbang," tukasnya.(dib/tur)