DECEMBER 9, 2022
Utama

Sandiaga Dorong Ekonomi Kreatif

post-img

KREATIF: Sandiaga S Uno sambut meriah oleh ib-ibu saat workshop pengembangan ekonomi kreatif di Banten, kemarin.  (Bayu/Radar Banten)

Lakukan Pendampingan Digitalisasi di Cilegon

CILEGON-Menteri Pariwisata dan Eko­no­mi Kreatif Sandiaga Uno mendatangi Kota Cilegon, Minggu (17/7). Dalam kun­­­jungan itu Menteri Sandiaga mem­bahas soal geliat ekonomi kreatif di Kota Cilegon.

Kedatangan Menteri Sandiaga dalam rangka workshop program pengem­bangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif.

Sandiaga disambut oleh Walikota Cile­gon Helldy Agustian bersama se­jumlah pelaku industri kreatif di Kota Cile­gon di gedung Cilegon Creative Cen­ter, Kecamatan Cibeber, Kota Ci­legon.

Sandiaga menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi basis keberlanjutan UMKM dan ekonomi kreatif. Yang pertama adalah pelatihan salah satunya dalam bentuk pendampingan digitalisasi.

Sandiaga menilai pemerintah harus melakukan pendampingan digitalisasi kepada pelaku UMKM atau ekonomi kreatif agar produk mereka bisa dikenal oleh pasar secara luas.

Saat ini era telah memasuki era digital. Segala sektor kehidupan bermasyarakat maupun ekonomi saat ini tidak lepas dari digitalisasi.

Karena itu pemahaman tentang digi­ta­lisasi perlu dimiliki oleh para pelaku UMKM atau pelaku ekonomi kreatif.

Kemudian, basis yang kedua adalah pemasaran. Kata Sandiaga, seperti yang dikeluhkan oleh salah satu pelaku usaha kreatif di Kota Cilegon, saat ini mereka meng­hadapi kesulitan dalam mema­sarkan produk.

“Tadi Ibu Evi kesulitan dalam pema­saran agar produk-produknya bisa lebih dikenal itu akan kita bantu dengan kegiatan pemasaran,” ujarnya.

Basis yang ketiga adalah pembiayaan. Sandiaga bersyukur Pemkot Cilegon sudah bekerjasama dengan perbankan untuk menyikapi hal tersebut.

“Pembiayaan ini sudah kita fasilitasi dan tadi Pak Walikota sudah menginisiasi beberapa perbankan yang sudah terlibat seperti BJB dan sebagainya,” kata Sandiaga.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dijelaskan Sandiaga akan men­dorong produk-produk kreatif yang memiliki nilai tambah mulai dari kuliner, kriya dan fashion.

Menurutnya, industri kreatif memiliki peranan penting dalam menyikapi persoalan ekonomi masyarakat.

“Owners ada 200 itu bisa membuka lapangan kerja di kampung kreatif di Kecamatan Grogol, hal seperti ini yang dibutuhkan Kota Cilegon dan kabupaten kota lain di Indonesia untuk menyikapi masalah ekonomi,” kata Sandiaga.

Menurutnya, saat ini ada sekitar 64 juta pelaku usaha kreatif, dan 30 juta akan masuk ekosistem ekonomi digital berkaitan dengan aplikasi, gaming, televisi, radio dan beberapa sub sektor lainnya.

Melalui program Kata Kreatif ini pe­merintah berkomitmen untuk terus mengembangkan usaha kreatif di seluruh kabupaten kota di Indonesia.

Walikota Cilegon Helldy Agustian men­jelaskan, dalam mendukung pe­ngem­­bangan usaha kreatif, Pemkot Cilegon pun terus melakukan pem­be­kalan kepada para pelaku usaha.

“Kami sekarang sedang menjaring ke­mauan mereka apa, itu akan kami dukung,” ujarnya.

Saat ini, kata Helldy, ada sekira 14 ribu pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Cilegon. Semua itu akan dibe­rikan pembekalan sebagaimana yang diarahkan oleh Menteri Sandiaga.

“Yang terpenting bagi kami adalah keseriusan dalam hal SDM. Kami sudah lakukan 100 sertifikasi halal secara gratis oleh Pemkot Cilegon dengan bekerja sama tentunya, trus kami ke Bandung, ke Anyer melakukan pelatihan dan di Kota Cilegon. Kami sekarang lagi menjaring kemauan mereka itu seperti apa, supaya kita dapat supportingnya juga lebih tepat sasaran,” papar Helldy. (bam/alt)

#fadhil