DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Ambtenaar Scooter Club, Hobi yang Menyatukan Pegawai Pemkot Tangsel

post-img

FOTO BERSAMA: Belasan anggota Ambtenaar Scooter Club melakukan start touring di halaman Puspemkot Tangsel.(RBNN)


TANGERANG SELATAN - Banyak cara yang dilakukan orang dalam menyalurkan hobinya. Tak ingin sendirian menjalani hobi­nya, biasanya seseorang akan me­ngajak rekannya dan membentuk sebuah club. 

Hal ini jugalah yang menginspirasi p­u­luhan pegawai di Pemerintahan Kota Ta­ngerang Selatan membentuk Ambtenaar Scooter Club. Sebuah wadah pecinta vespa. 

Club ini sendiri bahkan sudah terbentuk sejak tahun 2017 lalu, dan telah memiliki 40 anggota yang seluruhnya merupakan pegawai di lingkungan Pemkot Tangsel.

Menurut salah satu pendiri Ambtenaar Scooter Club, Wahyudi Leksono, ide ter­cip­tanya club vespa ini karena banyak dari pegawai yang memiliki vespa, baik vespa klasik maupun vespa keluaran ter­baru.

Mereka juga tak jarang berangngkat kerja mengendarai vespa. “Ketika pulang pada naik vespa. Nah vespa ini semangatnya dari dulu solidaritasnya kuat, begitu ada orang naik vespa, ngumpullah disitu, lalu jalan-jalan bareng,” ujar Wahyudi yang memiliki jabatan sebagai Sekretaris DPRD Kota Tangsel ini, Senin (18/7).

Menurut Wahyudi, penamaan Ambtenaar Scooter Club merupakan adopsi dari ba­hasa Belanda, dimana kata Ambtenaar memiliki arti perangkat daerah atau abdi negara. “Ka­rena kita semua yang ngumpul disini kan abdi negara, pelayan masyarakat. Jadi na­ma ini sangat filosofis sekali bagi kita,” je­lasnya.

Wahyudi melanjutkan, belum lama ini, Am­btenaar Scooter Club melakukan tou­ring ke Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. Sebanyak 20 anggota meramaikan touring ini. “Kita berangkat di hari weekend, me­nginap, lalu pulang,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan touring menjadi salah satu yang paling ditunggu-tunggu para anggota. Sebab di kegiatan ini seluruh anggota berkumpul dan saling berbincang sambil melihat-lihat pemandangan alam.

“Bahkan saat touring lagi nyantai, kita saling sharing memecahkan masalah tugas di Pemkot Tangsel. Isu-isu apa yang kita dalami dan antisipasi. Jadi sangat positif kumpul-kumpul disini,” jelasnya.

Menurut Wahyudi, kunci dari terciptanya lingkungan kerja yang baik adalah terjalinn­nya komunikasi diantara pegawai, terlebih pegawai Penkot Tangsel, yang orientasinya selain bekerja secara baik juga bertanggung jawab melayani masyarakat.

“Rohnya perangkat daerah itu adalah hu­bungan kasih diantara personal. Nah ka­lau itu kurang, dalam bekerja pasti ku­rang dukungan. Misalnya, kalau kita min­ta data di Disdukcapil, nah karena ada hubungan yang baik antara pegawai akan lebih mudah,” jelasnya.

Sementara itu anggota lainnya Suprijar meng­ungkapkan, banyak hal positif yang ia dapat selamab bergabung di club vespa ini. Yang utama adalah dapat menjalin silah­turahmi antar pegawai. “Sebagai alat refreshing juga. Dan tentunya kita makin lebih dekat,” jelasnya. 

Suprijar mengatakan, Ambtenaar Scooter Club tak membedakan para anggotanya, terbukti di club ini baik pegawai berstatus ASN maupun honorer dapat berkumpul bersama. “Yang penting punya vespa dan bekerja di Pemkot Tangsel, boleh ber­ga­bung,” tandas Kasubkor OTDA Bagi­an Pe­merintahan Pemkot Tangsel ini. (ful)