DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Desa Wajib Danai Program Perpusdes

post-img

SERANG - Pemerintah desa (pemdes) wajib mengalokasikan anggaran untuk program perpustakaan desa (perpusdes). Saat ini masih banyak desa yang belum menganggarkan dana desa untuk perpusdes.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Pemberdayaan Kegemaran Membaca pada Dinas Perpus­takaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang Andi Suriati saat berbincang dengan Radar Banten di ruang kerjanya, Selasa (18/7).

Andi mengatakan, dari 326 desa di Kabupaten Serang, baru 145 desa yang sudah mulai membentuk perpustakaan desa dan yang sudah terakreditasi baru satu desa. “Saat ini perpustakaan desa memang masih belum jadi prioritas bagi kades. Makanya kami terus sosialisasi agar peme­rintah desa menganggarkan untuk perpustakaan desa,” kata Andi.

Andi mengakui banyak kades yang belum menganggarkan pengembangan perpus­takaan desa. Padahal sudah ada Peraturan Bupati Nomor 96 Tahun 2018 tertang Pedo­man Penyelenggaraan Perpustakaan Desa dan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Perpustakaan Desa. “Artinya kan kalau sudah ada payung hukumnya, desa wajib menganggarkan sesuai ketersediaan anggaran yang tersisa,” tegasnya.

Selain itu, menurut Andi, meningkatkan dan mengembangkan program perpusta­kaan desa bukanlah hal mudah lantaran jika terjadi pergantian kepala desa, maka bisa memengaruhi keberlangsungan perpusdes di desa tersebut.

“Karena beda kepemimpinan kan beda juga kebijakannya. Desa yang sebelumnya punya perpusdes yang bagus, bisa menurun saat kadesnya ganti,” ungkapnya.

Ada kendala seperti itu, Andi akan terus mengajak para kades untuk membangun perpustakaan desa. Ia pun akan intens membina dan mendampingi hingga target peningkatan jumlah perpustakaan desa tercapai. 

Secara terpisah, Kepala Desa Majasari, Kecamatan Jawilan Suherman mengakui program perpustakaan desa bagus dan berdampak positif bagi masyarakat.

“Di desa kami sudah menganggarkan untuk program perpustakaan desa. Alham­dulillah masyarakat, terutama anak-anak sangat antusias. Desa kami juga sudah mendapatkan penghargaan, baik dari Pemkab Serang maupun bantuan dari Perpustakaan Nasional,” pungkasnya. (drp/bie)