DECEMBER 9, 2022
Bisnis - Peluang Usaha

Digitalisasi Seribu Pasar Rakyat

post-img

JAKARTA – Menteri Perda­gangan Zulkifli Hasan me­nar­get­kan percepatan digitalisasi seribu pasar rakyat dan sejuta pedagang usaha mik­ro, ke­cil, dan menengah (UMKsM) di seluruh Indonesia.  

Hal ini sejalan dengan perin­tah Presiden Joko Widodo agar Kementerian Perdagangan melakukan digitalisasi pasar rakyat, sehingga pasar-pasar rakyat memiliki lokapasar (marketplace) dan platform untuk menuju era digital yang sekarang sudah masuk di In­donesia. Namun, jangan sam­pai digitalisasi pasar ini berimbas pada tutupnya pasar konven­sional. Artinya, ekosistem daring dibangundan ekosistem luring dikembangkan. 

Oleh karena itu, Mendag Zul­kifli Hasan menetapkan ke­­bija­kan agar Kemendag bekerja sama dan berkolaborasi nyata dalam penerapan digi­talisasi di pasar rakyat dan pelaku UMKM dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Bank Indonesia melalui prog­ram transaksi nontunai Sehat, Inovatif, Aman, Pakai (SIAP) Quick Response Code Indo­nesian Standard (QRIS), peman­faatan lokapasar melalui Toko­pedia; pemanfaatan ride hailing melalui Grab, dan penerapan situs webpasar.

Kemudian, lanjut dia, infor­ma­si harga dan pencatatan om­zet pasar melalui Sistem Infor­masi Sarana Perdagangan (SISP), penerapan informasi harga barang kebutuhan pokok me­lalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), dan penerapan pem­ba­yaran retribusi secara elek­tronik melalui perbankan daerah maupun nasional.

“Saya sangat berharap digital­isasi perdagangan yang dilaku­kan di pasar rakyat dan UMKM dapat menjadi salah satu upaya untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang maju dan inklusif. Dengan jumlah lebih dari 64 juta, UMKM Indo­nesia memiliki potensi yang besar untuk mengakselerasi tran­sformasi digital sektor perdagangan dan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” ungkap Mendag Zulhas dalam siaran persnya, Mingu (17/7). 

Mendag melanjutkan, hingga Juli 2022 sudah terdapat 2.047 pasar rakyat menggunakan situs web pasar melalui SISP, 9 pasar rakyat on-boarding pemasaran secara digital di Tokopedia, 537 pasar rakyat memanfaatkan e-monitoring harga bapok melalui SP2KP. Kemudian 9,7 juta UMKM memanfaatkan SIAP QRIS,  106.702  pedagang  meng­gunakan  pembayaran  retribusi  secara  elektronik  yang on-boar­­ding dan memanfaatkan platform digital, serta rencana pembukaan GrabMart bagi pedagang pasar di 9 kota di Indonesia. (bie)