ULAR SANCCA: Petugas Damkar Lebak mengamankan seekor ular sanca di Kampung Kaum, Kecamatan Rangkasbitung, Minggu (17/7).(Dok Damkar Lebak)
LEBAK - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Lebak berhasil mengamankan ular sanca batik dengan panjang empat meter. Ular sanca batik tersebut memiliki bobot 35 kilogram.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, masyarakat melaporkan adanya ular sanca batik berkeliaran di Kampung Kaum Lebak, Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung pada Minggu (17/7) malam. Diketahui, ular sanca batik tersebut telah memangsa kucing milik warga setempat. Untuk itu, warga melaporkan keberadaan ular kepada petugas Damkar pada Dinas Satpol PP dan Damkar Lebak.
”Kita mendapatkan laporan ada ular sanca dari warga di Kampung Kaum. Kita pun langsung turun tangan untuk mengamankan ular yang diketahui berjenis sanca batik itu. Karena dikhawatirkan ular itu menyerang warga dan memangsa hewan ternak,” kata petugas Damkar Lebak, Ade Apriyadi kepada Radar Banten, kemarin.
Kata Ade, pemilik rumah ketakutan akan keberadaan ular sepanjang empat meter tersebut. Karena ular itu berada di teras rumah atau didekat pemilik rumah beristirahat.
Lanjutnya, saat ditemukan petugas, ular itu dalam kondisi lemas karena diduga usai memangsa seekor kucing. Hal itu membuat petugas dengan mudah mengamankan dan mengevakuasi ular itu ke kantor Damkar Lebak.
”Menurut keterangan pemilik rumah, ular itu baru makan kucing peliharaannya. Makanya waktu diamankan si ular nggak banyak mewalan,” ujarnya.
Selanjutnya, ular yang berhasil ditangkap itu dibawa ke kantor Damkar Lebak sebelum diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Serang.
Dalam kesempatan itu, dirinya meminta kepada masyarakat untuk menghubungi petugas Damkar jika mendapat ancaman hewan buas atau berbisa seperti ular sanca.
“Kalau membahayakan segera hubungi kami. Karena, kami sudah terlatih untuk menangani gangguan akibat hewan maupun kebakaran,” tegasnya.
Sementara itu, Yadi, pemilik rumah mengaku panik saat menemukan ular sanca berukuran besar. Pasalnya, saat ditemukan ular itu tengah menggeliat sambil mencerna kucing peliharaannya.
”Semalam saya mendengar suara kucing saya berisik, saya kira hanya berantem sama kucing. Tapi, tiba-tiba jadi hening, pas saya lihat keluar, kucing saya lagi dimakan sama ular itu, saya panik dan langsung melapor ke petugas Damkar,” ungkapnya.
Dirinya pun berterimakasih kepada petugas Damkar yang sudah sigap menangkap ular sanca di rumahnya tersebut.
”Terimakasih kepada petugas yang sudah sigap dan langsung menangkap ular. Jujur saya takut jika ular itu sampai masuk ke dalam rumah atau tetap berkeliaran di sekitaran rumah,” pungkasnya.(mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
