DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Waspadai Loker Lewat Medsos

post-img

SERANG - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi lowongan kerja (loker) di media sosial.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja pada Disnakertrans Kabupaten Serang Ugun Gurmilang setelah menerima beberapa pengaduan pencari kerja (pencaker) yang tertipu iklan lowongan kerja di media sosial.

Kata Ugun, pihaknya beberapa kali menerima informasi pencaker yang tertipu karena menerima informasi loker di medsos. Ternyata informasi itu hoax.

“Misalnya, pencaker dinyatakan dite­rima dan mendapatkan surat pang­gilan kerja. Juga mau membayar berapapun biayanya. Namun saat datang ke peru­sahaan yang dituju, ternyata perusahaan tersebut tidak merasa membuka lowongan kerja,” ungkap Ugun saat ditemui di kantornya, Senin (18/7)..

Mengenai informasi loker yang tersebar di medsos, Ugun menyarankan masya­rakat untuk menelusuri terlebih dahulu kebenarannya. Misalnya datang ke kantor Disnakertrans atau menghu­bungi ke perusahaannya.

“Minimal kalau ke dinas kita bisa mem­bantu kontak ke perusahaannya tentang kebenaran info loker tersebut,” katanya. 

Selain itu, pihaknya meminta perusa­haan di Kabupaten Serang yang mem­buka lowongan pekerjaan agar melapor­kan ke instansinya supaya ikut membantu mempublikasikannya kepada para pencaker.

“Tidak sedikit perusahaan yang belum melaporkan ke kita. Saya mengimbau, perusahaan apabila mau ada rekrutmen tenaga kerja tolong sampaikan dulu laporannya ke dinas. Dinas sudah punya data terkait pencaker termasuk sudah ada by name by address dan skill yang dibutuhkannya,” ucapnya.

Sementara itu, Dimas Setiawan, pembuat kartu kuning di Disnakertrans Kabupaten Serang, mengku mengurus kartu kuning untuk melamar pekerjaan di Kecamatan Cikande.

Kata dia, tidak menemukan kesulitan membuat kartu kuning meskipun an­trean­nya melalui online. 

“Alhamdulillah tidak ada kesulitan, baik itu saat mulai pendaftarannya untuk mengambil antrean dan saat pembuatan kartu kuning ini. Terus juga saya tidak terlalu harus mengantre panjang di sini,” katanya. (jek/bie)