DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

5 Tips Merawat Motor Listrik Biar Awet dan Mentereng

post-img

MOTOR listrik memiliki komponen yang jumlahnya lebih sedikit dibanding motor bermesin pembakaran internal. Dengan begitu motor listrik pun tak membutuhkan oli mesin atau oli transmisi yang mesti diganti secara rutin.

Lantas, apa benar motor listrik benar-be­nar bebas perawatan? Bahwa perawatan untuk motor listrik tetap dibutuhkan, misalnya saja penggantian van belt setelah odometer mencapai jarak tempuh tertentu.

Untuk tahu lebih lengkap mengenai perawatan motor listrik, Carmudian bisa simak informasi di bawah ini.


1. Jangan Lupa Ganti Van Belt

Motor listrik Gesits memiliki ciri khas penggunaan van belt yang posisinya cukup terekspos dari luar. Fungsi van belt ini adalah untuk menyalurkan tenaga menuju roda belakang agar motor bisa melaju.

Para pemilik harus mengetahui, van belt tersebut memiliki usia pakai tertentu, yaitu 3.000 km. Jika sudah mencapai jarak tempuh sejauh itu sebaiknya dilakukan penggantian, walaupun tarikan motor dirasa masih baik-baik saja.

“Tapi yang bikin saya heran, banyak konsumen sudah pakai motor sampai 5.000 km bahkan 6.000 km belum ganti van belt. Saat ditanya, katanya tarikan motor masih enak,” jelas Surya, pemilik diler motor listrik. Van belt motor listrik Gesits punya usia pakai 3.000 km.

Walau begitu dirinya tetap menyarankan untuk dilakukan penggantian karena khawatir van belt mengalami putus di jalan.


2. Jangan Nekat Terobos Banjir

Kekhawatiran yang mungkin saja dirasakan calon konsumen ketika hendak membeli motor listrik adalah keamanan komponen listrik saat dihadapkan pada kondisi hujan atau banjir.

Untuk hal ini sebenarnya konsumen tak perlu pusing karena motor listrik sudah dirancang sedemikian rupa agar tetap aman. Kalau Carmudian ingat, se­kitar dua tahun ke belakang sempat beredar video yang memperlihatkan motor listrik Gesits melewati genangan air dalam sebuah pengujian.

Terbukti motor masih bisa berjalan tanpa ada masalah sama sekali. Dalam sebuah pemberitaan media nasional, Tri Hari, Direktur PT WIKA Industri Manu­faktur (WIMA) selaku prinsipal Gesits me­ngatakan motor penggerak yang di­gunakan produknya telah memiliki sertifikasi IP56.

Itu berarti motor listrik Gesits sudah cukup aman dari air. Tapi sebagai langkah antisipasi, ada baiknya pemilik tidak nekat menerobos banjir.

Menurut Surya, sebisa mungkin hindari genangan air yang tingginya melebihi soket pengisian daya. Soket ini bisa ditemui di area dek tengah motor tepatnya di antara kaki pengendara.

Di lain sisi, menerobos genangan banjir me­mang bukan satu hal yang patut dila­kukan. Jangankan untuk motor listrik, motor dengan mesin mesin pembakaran internal pun bisa menghadapi risiko serius jika dipaksa menerjang banjir setinggi itu.


3. Hindari Mencuci Motor dengan Air Bertekanan

Tips selanjutnya untuk perawatan motor listrik ialah lebih berhati-hati ketika mencuci bodi motor yang kotor. Surya menyarankan untuk menghindari peng­gunaan air bertekanan dengan alasan keamanan komponen kelistrikan.

Hal ini utamanya berlaku ketika hendak membersihkan bagian kolong bodi motor. Kalau perhatikan dengan seksama, di sana terdapat semacam kisi-kisi udara yang bisa menjadi celah air menyusup ke sistem kelistrikan.


4. Cabut Baterai Jika Tak Digunakan

Di luar cara perawatan motor listrik yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa tips dari sumber berbeda yang cukup masuk akal untuk dilakukan.

Salah satunya adalah melepas baterai ketika motor tidak digunakan dalam waktu yang cukup lama. Tapi sebelum melepasnya, pemilik disarankan untuk mengisi daya baterai terlebih dahulu hingga penuh.

Kenapa harus dicabut? Menurut informasi, hal ini dikarenakan baterai akan mengalami self discharge ketika motor tidak digunakan. Seperti diketahui, walau motor dalam kondisi mati tapi tetap ada listrik yang ter­pakai, misalnya untuk alarm.


5. Perhatikan Sistem Pengereman

Sistem pengereman memiliki fungsi yang sangat vital pada kendaraan. Hal ini se­benarnya bukan hanya berlaku untuk motor listrik, melainkan semua jenis motor.

Usahakan melakukan pengecekan kampas rem baik untuk ban depan ataupun ban belakang secara rutin. Paling tidak setiap dua atau tiga bulan sekali untuk melihat kondisinya. Jika kondisinya sudah menurun maka sebaiknya dilakukan penggantian.

Itu dia beberapa tips perawatan motor listrik yang perlu diketahui. Jika disim­pul­kan, sebenarnya perawatan yang di­per­­lukan bisa dibilang sama saja atau bah­kan lebih ringan dibanding motor bermesin pem­bakaran internal. (carmudi.com/alt)