CILEGON - Komisi IV DPRD Kota Cilegon mendesak agar lelang paket pekerjaan perbaikan jalan dipercepat.
Hal itu disampaikan oleh Komisi IV saat rapat dengar pendapat dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cilegon dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Kamis (18/8).
Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Erik Airlangga menjelaskan, selama satu semester paket pekerjaan perbaikan jalan belum ada yang dilelangkan oleh pemerintah
Oleh karena itu, dirinya mendesak agar PUPR secepatnya melakukan lelang proyek perbaikan jalan.
Menurut dia, sudah banyak korban yang terjatuh di jalan rusak di Kota Cilegon. Bahkan ia juga meminta kepada Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kota Cilegon untuk segera menerbitkan rencana pekerjaan jalan di sistem, sehingga secepatnya bisa dilelang.
“Hari ini (kemarin-red) sebelum jam empat harus sudah tayang. Karena begini pak, sore ini kita mau ada rapat prognosis. Maka saya pastikan rapat prognosis itu tidak akan bisa berjalan kalau memang itu belum tayang,” ujar Erik, Kamis (18/8).
Kepala Dinas PUPR Kota Cilegon Heri Mardiana mengaku berkas untuk perbaikan jalan sudah disetorkan ke Barjas Kota Cilegon.
“Yang tadi saya sampaikan ada lima, diantaranya Jalan Ahmad Dahlan, jembatan Ciberko, Jalan Imam Bonjol, Jalan Asnawi dan Jalan Panggung Rawi. 26 Juli sudah saya sampaikan ke Berjas, cuman ada kaji ulang, revisi ditambah ada rotasi mutasi,” ujarnya.
Menurut Heri, informasi dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, kemarin sudah ada beberapa pekerjaan yang bisa ditayangkan di sistem lelang.
“Yang final tadi jalan Ahmad Dahlan, tadi Kabid Barjas menyampaikan tayang hari ini. Jembatan Ciberko bisa tayang juga. Jadi lima yang tadi saya sampaikan itu ada perbaikan-perbaikan yang muda-mudahan hari ini lima-limanya bisa tayang. Tapi Kabag Barjas sudah memastikan yang dua bisa tayang,” tambah dia.
Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa atau Barjas Kota Cilegon Tuah Sitepu mengatakan, pihaknya akan memastikan hari ini sudah mulai dilelang dan akan tayangkan.
“Kami menggali informasi dari bawah, maka kami pastikan hari ini untuk paket-paket khususnya Jalan Ahmad Dahlan hari ini tayang,” katanya.
“Jadi gini, untuk lelang fisik biasanya sekitar 21 sampai 25 hari hingga 40 hari. Tapi biasanya kita memakai yang 21 hari, artinya kalau memang sekarang paket-paket besar itu masuk dan tayang otomatis di Minggu pertama September sekitar tanggal 9 atau 10 itu kita mulai SPK. Dengan catatan pak kalau kita tidak mengalami gagal lelang,” tambah dia.
Ia menilai, jika terjadi kegagalan dalam lelang, itu bukan kesalahan dari Organisasi Perangkat Daerah aau OPD (DPUPR Kota Cilegon) dan ULP. Melainkan, menurutnya itu kesalahan dari penyedia yang tidak melengkapi dokumen.
“Karena gini, gagal lelang itu ranahnya bukan diranah OPD maupun di ULP. Tapi ranahnya di penyedia, pada saat penyedia ini memasukan dokumen dan ternyata semua dokumen tidak memenuhi kriteria otomatis lelang itu dianggap gagal,” tuturnya. (bam/air)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
