SERANG - Asa Perserang Serang untuk meraih kemenangan kedua di laga kandang pupus. Target 3 poin yang dicanangkan saat menjamu PSKC Cimahi di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Minggu (18/9), gagal dicapai. Perserang kalah 1-0 pada laga lanjutan Liga 2 Indonesia.
Kekalahan di laga home ini membuat Perserang berada di posisi 6 dengan 3 poin, hasil 3 kali kalah dan 1 kali menang. Sementara, PSKC berada di posisi runner up dengan 7 poin, hasil 2 kali menang, 1 kali seri, dan 1 kali kalah.
Usai laga Pelatih Perserang Sabrun Hanafi mengaku kecewa dengan laga ini. Sebab, anak asuhnya berhasil mengurung PSKC, namun gagal mencetak gol.
“Kami kurang beruntung. Banyak peluang namun tak satu pun menjadi gol,” katanya.
Sabrun menambahkan bahwa permainan PSKC Cimahi sesuai prediksi. Yakni, bermain bertahan total alias parkir bus. Pihaknya sudah mengantisipasi hal ini dan langsung menyerang pertahanan lawan dari berbagai sisi. Sayap, tengah, tendangan dari luar kota penalti, serta lainnya.
Akan tetapi, PSKC justru mampu mencuri poin penuh dari Perserang. Pada menit 31, tendangan dari penyerang PSKC Cimahi, I Nyoman Sukarja, menjebol gawang Perserang.
“Kami tidak dinaungi keberuntungan dalam laga ini, justru lawan berhasil mencuri gol lewat sebuah serangan balik di babak pertama. Saya tidak bisa berkata-kata,” imbuh dia.
Terkait kartu merah yang diterima Susanto pada menit 59, Sabrun mengaku kalau dari sudut pandang pihaknya bukan kartu merah. Karena, masih duel satu lawan satu dengan penyerang lawan. Namun, hukuman kepada Suswanto itu mempengaruhi keseimbangan Perserang saat laga away melawan Semen Padang, pecan depan.
“Kami harus mencari solusi cepat dan akan memaksimalkan pemainan untuk laga berikutnya. Kami akan belajar dari kekalahan ini dan akan berusaha bangkit,” tegas Sabrun.
Sementara itu, pelatih PSKC Cimahi Joko Susilo mengaku gembira. Target mencuri poin di kandang Perserang bisa terwujud. Kemenangan ini juga memutuskan kutukan timnya selalu kalah saat melawan Perserang.
“Kemenangan ini karena kerja keras dari seluruh pemain yang mampu meredam agresivitas Perserang. Serangan balik yang kami bangun efektif,” kata Joko.
Ia menambahkan, pihaknya menerapkan strategi bertahan total karena ingin mencuri poin agar posisi PSKC aman dari ancaman zona degradasi. Ini karena persaingan musim ini ketat. Setiap tim mempunyai materi dan pelatih yang bagus.
“Usai menang kami tidak boleh jumawa dan harus konsentrasi untuk laga selanjutnya. Kami di setiap laga away akan bermain rapat demi mengamankan minimal satu poin,” tutupnya. (rbnn/don)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
